www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Garam Cap Perahu Garam Layak Konsumsi

E-mail Cetak PDF
*** Hasil Uji Lab BPOM Pontianak MS
konferensi persBalai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pontianak resmi mengeluarkan hasil pengujian laboratorium terhadap garam dapur beryodium merek perahu kapal garam milik CV Inti Nanvia. Keterangan Pers digelar di ruang kerja Kabid Perdagangan Dinas Koperasi UMKM, Perisdustrian dan Perdagangan, Kamis (26/10). Pada pertemuan itu dihadiri Kabid Perdagangan Nisa Azwarita, Dinas Kesehatan, Yusuf Han, Direktur CV Inti Nanvia, The Khoen Nam, Polres Sambas, Polisi Pamong Praja, Kabid Pengujian Makanan BPOM Pontianak, Yanuarti dan wartawan Media Cetak dan TV Sambas.

Sesuai surat BPOM Pontianak nomor PM.04.03.972.10.17.2502 Tanggal 25 Oktober 2017 Pontianak, Perihal Hasil Pengujian Laboratorium terhadap dua sampel pangan berupa garam dapur beryodium kemasan plastik merek Perahu Garam didapati kesimpulannya memenuhi syarat atau MS terhadap parameter yang diuji. “Ini artinya garam dapur merek perahu garam yang sebelumnya diisukan mengandung pecahan kaca adalah tidak ada benarnya. Garam tersebut layak dikonsumsi,” ujar Kadis Kumindag melalui Kabid Perdagangan Nisa Azwarita.

Dia meminta kedepannya masyarakat tidak cepat percaya terhadap isu yang belum diketahui kepastian kebenarannya. Kadis Kesehatan, I Ketut Sukarja melalui Kabid Sumber Daya dan Promkes, Yusuf Han dipercaya membuka surat hasil pengujian laboratorium dari BPOM Pontianak. “Membuka hasil pemeriksaan dipercayakan kepada dinas kita karena kita yang mengirim sampel untuk diujikan ke BPOM Pontianak,” tutur dia.

Dari surat BPOM itu lanjut Yusuf Han sudah sangat jelas, bahwa tidak ada yang perlu masyarakat khawatirkan atau resahkan terhadap produk Garam Cap Perahu Garam milik CV Inti Nanvia. Kedepannya dia meminta masyarakat cerdas dalam memilih produk. “Masyarakat sekarang sudah tidak perlu khawatir lagi, garam itu aman dikonsumsi,” jelasnya.

Yusuf Han mengingatkan masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas. Jelas dia, masyarakat selaku konsumen dapat melakukan cek “KLIK” yaitu lihat Kemasan, Label, Izin Edar dan Kadaluwarsa. “Sebelum membeli dan mengonsumsi produk Obat dan Makanan. Pastikan kemasannya dalam kondisi utuh, baca informasi pada label, pastikan memiliki izin edar dari Badan POM, dan tidak melebihi masa kedaluwarsa,” imbuh dia.

Jika masyarakat menemukan kasus serupa terhadap produk makanan maupun obat, lanjut dia Masyarakat bisa melakukan pelaporan kepada pihak yang berwenang. Dia menyarankan jangan sembarangan melakukan penyebarluasan melalui media internet atau dalam jaringan. “Unit kerja kami siap menerima aduan masyarakat, jika memang masih bisa kita tangani dengan pemeriksaan di lab kita, insya Allah kita lakukan sendiri ujinya. Tetapi jika memerlukan parameter yang lebih tinggi, kita bekerjasama dengan pihak yang lebih berwenang,” paparnya.

Yanuarti, Kabid Pengujian Makanan BPOM Pontianak mengatakan untuk produksi garam pihaknya mempunyai prosedur tersendiri dalam menjaga kualitas garam yang layak edar. Disebutkan dia, pemeriksaan berupa sampling dilakukan secara periodik dan rutin. “Tim juga sampai melakukan pengawasan terhadap sarana tempat produksi, apakah memang benar layak dan memenuhi standar kriteria produksinya,” tuturnya.

Sehubungan dengan garam yang susah larut dalam air, dituturkan Yanuarti, bahan baku yang berasal dari impor memiliki kadar air yang sedikit. Sehingga katanya tingkat kristalisasinya lebih tinggi dan lebih keras dibanding produk lokal. “Tetapi hasil pengujian kami, semua sampel yang dikirim ke kami, larut,” tegasnya.

The Khoen Nam, Direktur CV Inti Nanvia, produsen Garam Cap Perahu Garam mengatakan bersyukur, tuduhan terhadap hasil produksinya negatif. Dia berharap kedepannya tidak terjadi hal serupa. Pria yang lebih dikenal dengan sebutan Anam Garam ini menyatakan masih penasaran terhadap siapa yang menyebar fitnah terkait hasil produksi perusahaannya itu. “Kami bersyukur, sekarang hasilnya sudah jelas, bahwa produk kami aman dan memenuhi standar layak edar dan konsumsi,” tegas dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 114 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: