www.sambas.go.id

Bela Terpikat Terigas

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Sistem Informasi RUPLPSE-Kab-sambasSMS-Gateway-pendek

 

pengumuman-PDAM-fitpropertest

 

 

Pembangunan Pasar Tradisional, Revitalisasi Pasar Dan Sarana Distribusi

E-mail Cetak PDF

Perencanaan Pembangunan Pasar Tradisional Modern di Desa Kartiasa Kab Sambas, diterangkan Bupati Sambas DR Hj Juliarti Dj Alwi MPH merupakan komitmen Kementerian Perdagangan RI. Program itu terang dia pada kunjungan kerja Menko Perekonomian dan Menteri PAN RB ke Sambas, Jum’at (14/6), Kementerian Perdagangan RI telah menggulirkan program revitalisasi pasar dan peningkatan sarana distribusi barang di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Sambas.

“Keadaan pasar tradisional pada umumnya selalu becek, bau, pengap dengan penataan parkir yang semrawut yang terkadang memakai badan jalan sehingga mengganggu lalu lintas. Kondisi inilah yang ingin dirubah Kementerian Perdangan RI,” terang dia. Pemerintah Daerah Kab Sambas, tegas Bupati sangat bersyukur telah mendapatkan kepercayaan untuk pembangunan pasar tradisional dimaksud. Diungkapkan Juliarti, dari 183 desa di Bumi Terpikat Terigas, baru 36 desa yang memiliki pasar. Dari jumlah 36 itu, sebut dia ada yang dibangun pemerintah daerah, dan ada yangt dibangun dengan swadaya masyarakat.

“Berdasarkan data bidang perdagangan, jumlah pasar yang dimiliki pemda kabupaten sambas pada tahun 2012 ada 47 pasar, 20 pasar diantaranya dalam kondisi rusak berat, hal ini telah disampaikan kepada kementerian perdagangan RI, dan Alhamdulillah tahun 2013 mendapatkan bantuan DAK untuk merehab pasar yang rusak sejumlah kurang lebih dua milyar rupiah dan dari dana tugas pembantuan untuk pembangunan pasar ini sejumlah tujuh milyar rupiah,” papar Bupati.

Rencana pembangunan pasar tradisional ini akan dibangun satu lantai dengan luas total bangunan kurang lebih 2.049 meter persegi dengan luas areal parkir dan jalan kurang lebih 3.000 meter persegi. Pasar tersebut tutur Juliarti akan mengakomodir pedagang yang ada di jalan tionghoa dan dipasar pagi yang berjumlah 85 orang serta mengakomodir pedagang baru. “Walaupun ini adalah pasar tradisional, tapi pasar ini akan dibangun dengan konsep modern, sehingga dapat menghilankan kesan kumuh dan tidak teratur,” sebut Juliarti.

Berdasarkan surat edaran dari Menteri Perdagangan, dikemukakan Bupati, pasar itu harus dilengkapi dengan CCTV minimal empat titik. Selain itu, tambah dia,untuk mengakomodir penikmat makanan dan minuman, disebelah kanan akan diperuntukan untuk kios makanan dan minuman. Diujung kios, lanjut dia akan dibangun sebuah panggung mini untuk pertunjukkan seni. “Diharapkan pasar ini nantinya dapat menjadi hidup dan omzet pedagang dapat bertambah,” harap Bupati.

Perencanaan pasar tradisional dengan konsep modern itu, dibangun satu lantai terdiri dari kios 3m x 4m sebanyak 44 unit, los sayur, los ikan, los daging ayam masing-masing dibangun 1 paket dengan 10 meja perpaket, sedangkan los buah dibangun 1 paket dengan 8 meja, kios daging sapi 4 kios, kantor pengelola 1 unit, musholla dan WC 1 paket, WC 4 unit, parkir taman dan drainase 1 paket.

Simple MP3 Player

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil
You are here: