www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati Ajak Membiasakan Mendoakan Pemimpin dan Keberkahan Negeri

E-mail Cetak PDF
*** Bebas Berpendapat Yang Positif
bupati sampaikan sambutan
Krisis mentalisasi generasi bangsa ini terus tergerus dengan hadirnya banyak kebebasan berpendapat yang tidak bersifat konstruktif. Media social dalam jaringan atau online ataupun laman online menjadi media kemudian banyak disalahgunakan oleh oknum masyarakat yang tidak berpikir jauh kedepan tentang akibat dari kebebasan berpendapat yang tidak positif ataupun oknum-oknum tertentu yang dengan sengaja ingin mengacaukan kondisi keamanan negeri yang cukup kondusif ini.

Menebar kebencian didunia dalam jaringan atau online seperti bisnis yang menggiurkan. Menghujat orang lain bahkan pemimpin negeri seakan menjadi kebanggaan tersendiri. Kondisi itu mendapatkan keprihatinan dari Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc. Dalam beberapa kesempatan menyampaikan sambutan, seperti saat diminta memberikan doa bagi pengantin di Desa Serumpun, Selasa (26/9) Bupati meminta warga untuk tidak turut ambil bagian menghujat para pemimpin negeri baik secara online ataupun bukan online.

Kata dia, Kab Sambas daerah yang mayoritas muslim dan sebagai seorang muslim tidak dibenarkan melakukan penghinaan atau menghujat saudara-saudara yang lain. Termasuk jelas Bupati melakukan Fitnah dan Ghibah. “Agama kita mengajarkan, Ghibah sama seperti kita memakan daging bangkai Saudara kita sendiri. Sungguh buruk perilaku itu. Ghibah itu kita membicarakan keburukan-keburukan yang ada dan memang benar adanya pada diri saudara-saudara kita,” tegas Bupati.

Jika kita membicarakan keburukan-keburukan orang lain tetapi hal tersebut tidak benar adanya pada diri orang yang kita bicarakan, jelas Atbah hal tersebutlah yang dinamakan fitnah. Kata Bupati, pengalaman hidup dia di negeri Arab Saudi, yang mayoritas muslim, para pemimpin negerinya selalu didoakan oleh rakyatnya yang bagus-bagus. “Bukan fitnah atau hujatan seperti dinegeri kita ini, disana, para pemimpinnya didoakan agar amanah dalam menjalankan tugas, agar mampu membawa kesejahteraan bagi rakyatnya. Itu didoakan setiap mereka habis sholat, seperti sholat jumat,” ungkapnya.

Karenanya, Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat terutama umat muslim, sempatkanlah berdoa untuk memohon kebaikan bagi pemimpin-pemimpin Indonesia, mulai dari kades, camat, kepala dinas, Bupati, Gubernur hingga Presiden. Pesan dia, jika memang bisa dihilangkan kebiasaan memposting ujaran-ujaran yang sebenarnya lebih mengarah pada hujatan bagi pemimpin negeri ini, itu lebih baik. “Semuanya bisa kita mulai dari sekarang, dan perlahan-lahan. Saya ilustrasikan, bagaimana saja kita mau disejahterakan oleh pemimpin kita jika memang kita tidak pernah mendoakan mereka untuk berlaku adil, untuk berbuat banyak mensejahterakan kita sebagai rakyat. Minimal kita doakan mereka agar amanah mengemban tugas mensejahterakan rakyatnya,” ingat Atbah.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 113 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: