www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Sosialisasi Jalan Strategis Nasional

E-mail Cetak PDF
*** Kades Se-Jawai Nyatakan Persiapan Matang
sosialisasi
Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar sosialisasi persiapan pembukaan badan jalan rencana jalan strategis nasional. Dikoordinatori Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Sosialisasi dihadiri langsung Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc di Gedung Olahraga Bulutangkis Desa Pelimpaan Kec Jawai, Senin (9/10). Sosialisasi dipaparkan Kadis PU PR, Ir H Fery M MSI. Wakil DPRD Propinsi, Darso ikut hadir pada pertemuan yang diikuti Camat Jawai, Budi Santoso, Kades Se-Kec Jawai dan Tokoh Pemuka Masyarakat Kec Jawai.

Sosialisasi dimaksud kata Kadis PU PR dibagi beberapa tahapan. Zona sosialisasi lanjut dia disesuaikan area per-kecamatan yang dilewati rencana jalan strategis nasional itu. Peta jaringan untuk rencana jalan strategis nasional tersebut meliputi akses jembatan sungai sambas besar, mulai segarau parit hingga tembus sebubus. Diungkapkan Fery Madagaskar, rencana jalan strategis nasional itu atau jalan kolektor primer-1 yang sudah dibebaskan adalah akses segarau parit ke dungun laut, pinang merah menuju arung parak, dan jalur mentibar ke sebubus.

Sedangkan yang belum dibebaskan sebut dia yakni jalur sentebang ke sarang burung danau dan pinang arung parak menuju mentibar. “Sosialisasi kita di kecamatan jawai ini guna meminta dukungan seluruh masyarakat kecamatan jawai ini agar akses dari sentebang ke sarang burung danau dapat segera kita sepakati untuk dibebaskan,” jelas dia. Untuk tahun ini, tegas Fery, jika sudah terdapat titik kesepakatan, pengerjaan pembukaan badan jalan dapat segera dilakukan. Dia memastikan, dukungan pasti dari masyarakat untuk lahan yang dibebaskan dapat segera diwujudkan, paling lambat akhir tahun kata dia sudah ada pekerjaan.

“Tahun 2017 ini kita jadwalkan pengerjaan dengan catatan tidak terdapat perselisihan mengenai titik pembebasan lahan, tim bersama tokoh masyarakat setempat saya minta dapat segera bekerja sehingga kontraktor pun langsung bisa bekerja,” jelas dia. Mengenai ganti rugi, Kadis PUPR menegaskan Pemda siap mewadahi. Hanya saja sebut dia, penentuan ganti rugi telah diatur dengan Keputusan Bupati Sambas.

“Yang akan diganti rugi, termasuk tanam tumbuh sesuai dengan keputusan yang ada, dan penilaian harga pun kita merujuk aturan tersebut, untuk bangunan, akan dinilai oleh konsultan dengan beberapa opsi jalan keluar. Kami menginginkan penentuan ini sama-sama menghasilkan solusi terbaik, kita lakukan dengan jujur,” tutur dia. Tetapi diingatkan Fery, ganti rugi ini baru teranggarkan pada tahun 2018. Dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terkait proses ganti rugi kedepannya.

“Terpenting Pemerintah Daerah minta dukungannya agar tahun ini segera bisa dikerjakan kegiatan fisiknya, ganti ruginya tahun 2018. Ini disaksikan langsung Bupati Sambas, Wakil Rakyat Propinsi,” tegasnya. Darso, Anggota DPRD Prop Kalbar, Dapil Kab Sambas, mengingatkan ganti rugi agar proporsional. Artinya sebut dia, jangan sampai ada tanah warga yang terkena pekerjaan dengan jumlah sedikit, tidak terdapat tanam tumbuh yang bernilai sesuai aturan, tetapi tidak mendapatkan penggantian.

“Saya mendapatkan keluhan dari beberapa masyarakat yang terkena pengerjaan proyek pemerintah, dikarenakan lahannya yang terkena tidak ada bangunan ataupun tanam tumbuh yang termasuk dalam aturan, akhirnya mereka gigit jari, sedangkan yang lain mendapatkan penggantian. Saya kita ini dapat menjadi perhatian bersama dan saya yakin ini bisa kita bijaki bersama agar bagaimana sebuah pengerjaan proyek pemerintah memberikan keberkahan dan kesejahteraan bagi semua,” papar dia.

Kades Pelimpaan, Ali Ahmad, mewakili kades se-Kec Jawai yang terkena pengerjaan akses sentebang-sarang burung danau, menegaskan, para kades telah mematangkan persiapan. Dia menegaskan pemetaan pembebasan lahan sudah beres. “Insya Allah dari kerjasama dengan tim, kami menegaskan bahwa persiapan yang ada di tahap desa sudah siap, dan insya Allah tidak ada permasalahan lagi,” tegas dia.

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc, dalam sambutannya, upaya pembukaan jalan strategis nasional itu sangat penting dan strategis. Kata dia, Kab Sambas adalah Beranda Negara dan Pencitraan Negara. Karenanya menurut dia, implementasi pembangunan infrastruktur dapat memberikan pencitraan tersendiri. “Jalan ini akan memberikan banyak kebaikan bagi pertumbuhan pembangunan dan ekonomi kita, pemda kab sambas mengapresiasi atas kerja semua pihak mulai dari komunikasi dan implementasi dilapangan yang dapat berjalan dengan baik, ini artinya wawasan masyarakat kita sudah begitu luas dan sangat mengerti bahwa pembangunan ini penting bagi kita semua,” ujar dia.

Dia meminta, masyarakat semakin cerdas dengan akan dibukanya akses jalan itu kedepan. Sebut dia, desa harus berbenah, dari mempersiapkan SDM, dan memperindah desa secara fisik. Jelas dia, kebiasaan atau prilaku positif dalam bersosial masyarakat sudah harus ditanamkan. “Minimal kita menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan desa kita, kita ciptakan lingkungan yang nyaman bagi kehadiran pendatang,” ingat Atbah. Sebagai perwakilan Pemda, Bupati mengungkapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi bagi kelancaraan pembangunan akses jalan nasional itu. Dari yang bershadaqah lahan maupun semua pihak yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 90 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: