www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Konversi Gas Elpiji 3 Kg Ke 5,5 Kg

E-mail Cetak PDF
Menindaklanjuti fenomena kelangkaan dan naiknya harga eceran gas melon atau gas elpiji 3 kilogram diatas kententuan harga eceran tertinggi (HET), Pemerintah telah menyusun beberapa strategi penting. Diantaranya menghimbau setiap Pemerintah Kabupaten mensosialisasikan ketepatan sasaran pengguna gas elpiji 3 kilogram. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007, peruntukkan gas melon hanya untuk rumah tangga dan usaha mikro.

Dalam Perpres tersebut, disebutkan yang dimaksud rumah tangga sasaran gas elpiji adalah konsumen yang mempunyai legalitas penduduk, menggunakan minyak tanah untuk memasak dalam lingkup rumah tangga dan tidak mempunyai kompogas untuk dialihkan menggunakan LPG atau gas tabung 3 kilogram termasuk tabung, kompor gas beserta peralatan lainnya. Sedangkan usaha mikro dijelaskan sebagai konsumen dengan usaha produktif milik perorangan yang mempunyai legalitas penduduk, menggunakan minyak tanah untuk memasak dalam lingkup usaha mikro dan tidak mempunyai kompor gas untuk dialihkan menggunakan LPG atau gas tabung 3 Kilogram termasuk tabung, kompor gas beserta peralatan lainnya.

Sekretaris Daerah Kab Sambas, Drs H Uray Tajudin Msi melalui Kabag Humas Protokol Setda Kab Sambas, Tatik Muryati dalam press release Bagian Humpro, Rabu (14/2) menerangkan beberapa hal terkait rencana pemerintah mengkonversi gas elpiji tabung 3 kilogram ke tabung 5,5 kilogram. “Pada prinsipnya, pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi langkanya gas melon termasuk kondisi harga eceran tertinggi yang sudah tidak sesuai dengan ketetapan,” tutur dia.

Berdasarkan hasil pengawasan harga dan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram dalam beberapa waktu, kelangkaan terjadi dikarenakan pemakaian yang tidak sesuai peruntukkannya. Pemerintah Kabupaten Sambas, menindaklanjuti hal itu dengan menghimbau seluruh Aparatur Sipil Negara Kab Sambas untuk dapat beralih ke LPG atau gas tabung 5,5 kilogram atau 12 kilogram. “Guna memfasilitasi hal tersebut, kita telah didukung pertamina untuk pengadaan gas tabung 5,5 kilogram,” ujar Kabag Humpro.

Fasilitasi dimaksud jelas Tatik diantaranya dapat dilakukan dengan cara penukaran 2 tabung kosong gas elpiji 3 kilogram untuk ditukar dengan 1 tabung perdana gas elpiji 5,5 kilogram sudah termasuk dengan isinya. Hanya saja terang dia, penukaran tersebut dikenakan biaya sebesar 120 ribu rupiah. “Pemerintah sangat berharap, semua ASN kabupaten sambas mendukung konversi gas elpiji ini, agar penerapan gas elpiji 3 kilogram tepat sasaran,” pesan dia. Penukaran yang difasilitasi Pertamina tersebut ungkap Kabag dilangsungkan di Terminal Sambas, Minggu (18/2) mulai pukul 7 pagi hingga 11 siang.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 25 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: