www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Integrasi Program KKBPK dengan Grand Design Kependudukan

E-mail Cetak PDF

pertemuan kb

Pemerintah Kab Sambas sedang menyiasati integrasi Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kab Sambas. Kab Sambas masih memerlukan upaya keras dan cepat mendongkrak tingkat indeks pembangunan manusia dan peningkatan kualitas kehidupan bermasyarakat disektor ekonomi, pendidikan dan kesehatan mewujudkan masyarakat sambas berakhlakul qarimah, unggul dan sejahtera.

Hj Hairiah SH MH pada pertemuan BKKBN di Aula BPPKB Kab Sambas beberapa waktu lalu mengatakan perlu dukungan dan kerjasama mewujudkan sambas hebat yang tidak hanya semata pengucapan atau keinginan semata, melainkan memerlukan sentuhan-sentuhan perhatian dan kesungguhan kerja. "Untuk mencapai secara optimal sasaran strategis, perlu dilakukan intensifikasi upaya penguatan sinergitas dan komitmen bersama menindaklanjuti salah satunya melalui penyusunan rancangan pengendalian kuantitas penduduk di kab sambas," terang dia.

Dilihat dari hasil capaian program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga atau KKBPK kab sambas, laju pertumbuhan penduduk mencapai 1 koma 15 persen atau masih dibawah target indikator kinerja prop kalbar tahun 2015 sebesar 1 koma 58 persen. Jika dibandingkan laju pertumbuhan penduduk tahun 2010 sebesar nol koma 90 persen memang terjadi kenaikan sebesar nol koma 25 persen. Pemakaian kontrasepsi atau CPR untuk semua metode tahun 2016, kab sambas sudah cukup baik, mencapai 69 koma 35 persen dari target indikator prop kalbar sebesar 67 koma 5 persen. Pada angka kelahiran perseribu remaja usia 15-19 tahun atau ASFR tahun 2016 tercatat 53 koma 48 dibanding target indikator prop kalbar sebesar 85 remaja yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi pembinaannya.

Permasalahan yang menjadi perhatian dan perlu diturunkan kondisinya pertama masalah angka kelahiran total TFR dari 2 koma 916 pada tahun 2016 menjadi 2 koma 6 pada tahun 2019. Kedua masalah persentase kebutuhan ber KB yang tidak terpenuhi atau unmet need dari 17 koma 34 persen menjadi 8 koma 3 persen pada tahun 2019. Ketiga yaitu persentase kehamilan yang tidak diinginkan diharapkan dapat ditekan menjadi 6 koma 9 persen pada tahun 2019. "Solusinya diantaranya dengan mengintensifkan frekuensi penyuluhan pada remaja tentang kesehatan reproduksi, pendewasaan usia perkawinan dan ketahanan keluarga" sebut Wabup dalam sambutannya.

Drs Gugus Suprayitno Msi dari BKKBN Prop Kalbar mengatakan tujuan dari grand design yaitu memberikan arah kebijakan pelaksanaan pengendalian kuantitas penduduk kab sambas, menjadi pedoman penyusunan road map pengendalian kuantitas penduduk dan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan yang berwawasan kependudukan.

"Grand design pengendalian kuantitas penduduk dengan visi terwujudnya keserasian, keselarasan dan keseimbangan antara jumlah,struktur dan persebaran penduduk dengan lingkungan hidup baik yang berupa daya dukung alam maupun daya tampung lingkungan serta kondisi perkembangan sosial dan budaya. Misinya membangun komitmen stakeholder utama tentang penting dan strategisnya upaya pengendalian kuantitas penduduk bagi pembangunan berkelanjutan dan membentuk atau menyempurnakan peraturan perundang-undangan regulasi yang mendukung upaya pengendalian kuantitas penduduk," papar dia dalam presentasinya.

Arah kebijakan grand design pengendalian kuantitas penduduk sebut Gugus seperti pengendalian kuantitas penduduk dilakukan dengan penetapan perkiraan angkat fertilitas, mortalitas dan persebaran. Pengendalian itu kata dia dimaksudkan agar sesuai dengan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan dan dilakukan pada tingkat nasional dan daerah secara berkelanjutan. Tujuan pengendalian kuantitas penduduk ungkap Gugus yaitu guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan melalui rekayasa kondisi penduduk optimal yang berkaitan dengan jumlah, struktur atau komposisi, pertumbuhan serta persebaran penduduk. "Tujuan lainnya guna mengendalikan pertumbuhan dan persebaran penduduk sesuai dengan daya dukung alam dan daya dukung lingkungan secara nasional melalui pengendalian angka kelahiran, penurunan angka kematian dan pengarahan mobilitas penduduk," jelas dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 109 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: