www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Atbah Jawab PU DPRD Paripurna 3 Raperda Tahun 2016

E-mail Cetak PDF

salaman usai paripurna ditutup

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc menjawab langsung atas pertanyaan, saran, masukan dan kritik DPRD Kab Sambas yang tertuang dalam Pemandangan Umum Fraksi terkait pembahasan 3 Raperda tahun 2016 masa bhakti kepemimpinannya. H Atbah hadir langsung pada paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Kab Sambas, Senin (15/8). Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Kab Sambas H Arifidiar didampingi Wakil Ketua DPRD Misni Safari.

Raperda yang dibahas diantaranya Raperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Kab Sambas Tahun Anggaran 2015, Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kab Sambas, dan Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah. Dalam jawabannya, ada penegasan penting Bupati Sambas.

Menanggapi Pemandangan Umum Fraksi PAN dengan Juru Bicara H Suhaili, Bupati Sambas mengakui bahwa pengelolaan keuangan daerah secara administrasi dan akuntansi harus lebih baik seperti pada pengelolaan aset dan pola penyerapan anggaran yang harus lebih seimbang, proporsional dan berkelanjutan. Pemda Kab Sambas, kata Atbah, secepatnya menyelesaikan masalah penyajian aset tahun 2015 dengan penerapan akuntansi berbasis akrual dimana atas aset harus disajikan nilai bersihnya setelah dikurangi nilai penyusutan.

Tidak hanya itu, Bupati menegaskan tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, tetap memperhatikan komposisi, sinergitas dan efektifitas mengaju potensi daerah. Raperda tentang rencana induk pengembangan kepariwisataan daerah diakui memang memerlukan pembenahan baik sisi akses infrastruktur "Dengan adanya raperda itu, kita berharap kedepannya wilayah kab sambas menjadi tujuan wisata yang dapat menarik pengunjung bukan hanya lokal bahkan turis mancanegara," tegasnya.

Menanggapi Fraksi PDI Perjuangan dengan juru bicara Salim, Bupati Atbah menegaskan akan memprioritaskan pelaksanaan urusan pemerintahan wajib berkaitan denganpelayanan dasar dalam pembentukan dan penyusunan perangkat daerah kab sambas. "Terkait konsep pengembangan kegiatan pariwisata harus diintegrasikan kedalam pola dan program pembangunan semesta ekonomi, fisik dan sosial suatu daerah. Karena pengembangan pariwisata saling berkaitan dengan sektor lain," sebutnya. Pengembangan pariwisata tambah Atbah tetap diarahkan sedemikian rupa, sehingga pertentangan sosial dapat dicegah seminimal munkin, sedapat munkin harus menampakkan perubahan-perubahan sosial yang positif.

"Raperda kepariwisataan didaerah tidak hanya berorientasi pada bagaimana memberikan pelayanan perizinan dan administratif, dari kegiatan usaha pariwisata dan tidak lagi sepenuhnya diserahkan kepada pelaku usaha pariwisata. Tetapi tetap dikelola, dikembangkan dan disusun dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan," papar dia.

Beberapa Fraksi DPRD Kab Sambas yang turut menyampaikan Punya seperti Partai Golongan Karya dengan juru bicara Kusdiman, Fraksi Gerindra dari Wahyudi, Fraksi Demokrat oleh Bahidin Hifni, Fraksi PKS oleh Winardi SE, Fraksi PPP juru bicaranya Arkom, Fraksi Partai Nasdem dari Suriadi, dan Fraksi Hanura oleh Sudarwin.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 97 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: