www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Santaban Deklarasi Desa Layak Anak

E-mail Cetak PDF
*** Wabup : Jangan Sekedar Deklarasi
bersama anak santaban
Komitmen mewujudkan Kabupaten Sambas Layak Anak, terus diwujudkan. Tahap demi tahap dirancang dan diterapkan. Termasuk mendorong banyak desa komitmen menerapkan desa layak anak. Dalam rangka peringatan hari anak nasional tahun 2017, Desa Santaban, Kecamatan Sajingan Besar, mendeklarasikan desa layak anak. Deklarasi digelar di SD N 6 Sasak Desa Santaban Kec Sajingan Besar, Selasa (8/8), oleh Kades dan perangkatnya serta forum desa layak anak desa Santaban Kec Sajingan Besar.

Kades Santaban, Yohanes Bosco Dako, mengatakan, pendeklarasian komitmen desa layak anak itu berkat dorongan pemerintah daerah kab sambas melalui instansi terkait dan dukungan organisasi misi sosial WVI ADP Kab Sambas. Desa Santaban lanjut dia mendeklarasikan 28 komitmen terkait perwujudan desa layak anak. “Sebagai langkah awal, kami menyelesaikan perdes tentang perlindungan anak, menganggarkan program perlindungan anak 2 persen dari anggaran desa dan melibatkan berbagai pihak demi terlaksananya pemenuhan hak anak,” ujar dia.

Komitmen lainnya sebut Yohanes Bosco, seperti mencegah kejadian kematian bayi, kejadian kurang gizi pada balita, memastikan tiap bayi mendapatkan ASI termasuk menyediakan ruang ASI ditiap fasilitas umum desa. Kades juga mendorong anak dari keluarga miskin agar memperoleh akses peningkatan kesejahteraan. “Kita juga berkomitmen menghadirkan pendidikan anak usia dini, sekolah ramah anak termasuk kawasan tanpa rokok,” tutur dia.

Wabup, Hj Hairiah SH MH, meminta, deklarasi desa layak anak tidak hanya sebatas seremonial belaka. Wabup meminta komitmen yang telah dibacakan itu benar-benar diwujudkan. “Percuma jika tidak ada komitmen pelaksanaannya. Pemda menginginkan tindak lanjut dan langkah nyatanya, sehingga pemenuhan terhadap hak-hak dasar anak dapat kita realisasikan,” tegas dia.

Diungkapkan Hairiah, mengapa pentingnya pemenuhan hak-hak anak, dikarenakan Anak dan Keluarga adalah Investasi Bangsa. Melindung anak sebagai investasi bangsa lanjut dia sebagai bentuk tanggung jawab bersama. “Mewujudkan pemenuhan hak-hak anak dan keluarga adalah tanggung jawab bersama semua komponen atau elemen masyarakat, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi kita semua, pemerintah, masyarakat dan swasta,” tegas dia.

Ketua WVI ADP Sambas, Silvester L, menyebutkan, momentum perayaan hari anak nasional sangat strategis dalam rangka komitmen pemerintah menegaskan pemenuhan hak-hak anak. Dia setuju dengan wakil bupati sambas, bahwa deklarasi desa layak anak, jangan sebatas komitmen suara, tetapi harus ada aksi nyata. “Ini harus diwujudkan dengan tindakan nyata,” tuturnya.

Barjono, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Kependudukan dan KB menerangkan, program kerja mendukung terwujudnya kabupaten sambas layak anak, satu diantaranya dengan mendorong desa dan kecamatan layak anak terwujud. Dengan adanya deklarasi layak anak itu, dijelaskan dia, kampanye stop kekerasan terhadap anak diakui akan lebih mudah tersosialisasi. “Unit kerja kami terus berupaya mendorong banyak desa dan kecamatan untuk mendeklarasikan komitmennya terhadap pemenuhan hak-hak anak. Pemda sangat berterima kasih dan mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung terwujudnya Desa, Kecamatan hingga Kabupaten Layak anak,” ungkap Barjono.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 91 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: