www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Jajaki Rencana Penyediaan Embung Pertanian Sambas

E-mail Cetak PDF
*** Tim Seskab RI Dialog Dengan Bupati
bersama tamu dari seskab ri
Tim Sekretariat Kabinet Presiden Joko Widodo berkunjung ke Kabupaten Sambas. Rombongan Sekretarit Kabinet yang menggelar kunjungan kerja ke Kab Sambas diantaranya diketuai Abdul Muis, Asisten Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur Pengembangan Wilayah dan Industri. Didampingi Muhammad Zulfikar Ali, Kabid Percepatan Infrastruktur Asisten Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur Pengembangan Wilayah dan Industri, Oktavio Nugrayasa, Kabid Ketahanan Pangan Asisten Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur Pengembangan Wilayah dan Industri, Virnayanti, Kasubbid Perumahan dan Permukiman Bidang Percepatan Infrastruktur Asisten Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur Pengembangan Wilayah dan Industri, Dandi W, Kasubbid Analisis Kebijakan Konservasi Sumber Daya Air dan Pengendalian Daya Rusak Air Kemenko Bidang Perekonomian.

Rombongan bertemu dengan Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc di ruang Rapat Reformasi Birokrasi Setda, Selasa (12/9). Dijelaskan Abdul Muis, kunjungan rombongannya dalam rangka Monitoring dan evaluasi sistem ketersediaan dan operasi embung untuk mengairi lahan pertanian dan monitoring kesediaan dan lokasi usulan penyediaan embung kecil dan bangunan penampung air lainnya.

“Presiden Joko Widodo memberikan perhatian besar terkait penyediaan embung kecil dan kantong air untuk pertanian,” jelas dia. Bahkan kata Abdul Muis, dalam sidang kabinet paripurna november 2016 lalu, intinya Presiden menyampaikan anggaran dana desa tahun 2017 agar digunakan untuk pembangunan embung air duna ketersediaan air baku pertanian. Dipaparkan ketua rombongan seskab itu, beberapa pertemuan penting yang dihadiri presiden, Joko Widodo lanjut dia menyinggung soal pembangunan embung kecil berbiaya murah.

“Pada rakernas pertanian 5 januari 2017, intinya Presiden Joko Widodo memerintahkan target pembuatan embung tahun 2017 sebanyak 30.000 unit mendukung pertanian dan ketersediaan air baku pertanian pada musim kemarau,” sebut dia. Dituturkan Abdul Muis, Presiden memberikan perhatian besar terkait manajemen sistem pengelolaan sumber daya air termasuk pemenuhan air baku pertanian. Maksud dan tujuan monitoring yang mereka gelar terang dia, guna mengidentifikasi kendala yang timbul dalam pengelolaan embung kecil atau kantong air.

“Kami melakukan perbandingan implementasi pengelolaan embung kecil atau kantong air pada setiap wilayah sample. Kebetulan untuk Kalimantan Barat, wilayah samplenya adalah Kabupaten Sambas,” jelas dia. Abdul Muis berharap, dia dan tim berhasil mendapatkan banyak masukan, saran, data pendukung guna penyusunan dan implementasi kebijakan mengenai pengelolaan sumber daya air dalam lingkup makro atau single manajemen system. Diterangkan dia, dukungan Bupati sangat dibutuhkan untuk mewujudkan ini.

“Dukungan pemerintah daerah melalui Bupati langsung sangat berarti bagi keberhasilan ini. Presiden mengarahkan agar Bupati turut mengawal dan mendorong pengalokasian Anggaran Desa untuk penyediaan embung kecil dan kantong air. Memfasilitasi pembentukan dan pembinaan BUMDesa maupun BUM Desa bersama dalam manajemen dan tata kelola embung atau kantong air,” sebut dia.

Bupati Sambas, menyambut baik kedatangan tim Sekretariat Kabinet itu. Diceritakan Atbah Romin Suhaili, tidak ada alasan untuk tidak mendukung kedatangan tim perwakilan pemerintah pusat itu. “Kabupaten Sambas sangat bersyukur karena hingga saat ini, telah banyak perhatian pemerintah pusat. Kabupaten Sambas selalu siap memberikan dukungan apapun terhadap pemerintah pusat guna mewujudkan pembangunan diperbatasan,” jelas dia.

Dijelaskan Bupati, Kabupaten Sambas saat ini bukan lagi trend daerah yang paling ujung negeri Indonesia. Ditegaskan dia, Kabupaten Sambas adalah beranda negara yang harus mendapat perhatian serius pemerintah pusat. “Karena kami adalah beranda negara, sudah sepantasnya, pemerintah pusat tetap serius memberikan perhatiannya. Dan kami pemerintah daerah dan masyarakat kabupaten sambas mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah banyak memberikan perhatian bagi kab sambas,” papar dia.

Terkait porsi Bupati dalam upaya penyediaan embung dan kantong air, Atbah menegaskan siap mengawal dan memberikan dorongan kepada setiap pemdes se-Kab Sambas agar mengalokasikan pembangunan itu. Diterangkan Bupati, dia memahami apa yang diinginkan Presiden terkait sumber daya air. “Ini adalah bentuk keprihatinan dan perhatian Presiden kita terhadap kondisi sumber daya air bagi rakyatnya. Ini harus kita dukung karena memang kita memerlukannya. Pemda Kab Sambas siap mengarahkan setiap pemdes mengalokasikan pembangunan embung dan kantong air,” tegasnya.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 77 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: