www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Perkuat Basis Perlindungan Anak dan Perempuan

E-mail Cetak PDF
*** Wabup Buka Pelatihan
lihat hasil kerajinan kelompok karang taruna dan perempuan
Penguatan perlindungan bagi perempuan dan anak mendapat perhatian lebih Pemerintah Kab Sambas. Masih sering terjadinya kasus asusila terhadap perempuan terutama direntang usia anak-anak, membuktikan bahwa kelompok gender ini di kab sambas masih rentan terhadap kekerasan fisik maupun seksual. Disampaikan Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah SH MH, saat membuka kegiatan Pelatihan Untuk Pelatih Perlindungan Perempuan dan Anak di Balai Desa Lubuk Dagang Kecamatan Sambas, Kamis (10/8), Pemda Kab Sambas terus berupaya menekan maraknya kasus asusila yang terjadi dalam satu tahunan terakhir.

“Pelatihan Untuk Pelatih Perlindungan Perempuan dan Anak ini salah satunya, bagaimana upaya Pemda yang dibina langsung ditingkat Desa dapat memberikan penguatan bagi basis perlindungan perempuan dan anak di Kab Sambas,” tegas dia. Harapan dia, Pelatihan Untuk Pelatih Perlindungan Perempuan dan Anak, semakin meramaikan SDM yang perduli terhadap perlindungan bagi perempuan dan anak. Karenanya, dia minta semua komponen masyarakat, turut memberikan dukungan terhadap upaya Pemda menciptakan perlindungan bagi perempuan dan anak.

“Ini bukan hanya semata menjadi tanggung jawab pemerintah saja, semuanya punya andil, bagaimana memberikan rasa aman kepada kelompok perempuan dan anak. Ini memerlukan perhatian khusus, karena kebanyakan kasus yang terjadi adalah pelakunya orang terdekat korban,” ingat Wabup. Dijelaskan Hairiah, Pelatihan Untuk Pelatih Perlindungan Perempuan dan Anak sangat strategis dalam rangka menghadirkan kelompok yang benar-benar perduli terhadap Perempuan dan Anak di Kab Sambas. Dia menyarankan, upaya pelatihan seperti ini hadir juga disetiap desa di Kab Sambas.

“Gandeng kelompok perempuan tangguh Kab Sambas. Bagaimana kedepannya, aspek yang berhubungan dengan perempuan dan anak dapat menggandeng kelompok perempuan tangguh dan unit kerja dinas yang menangani ini, sehingga tercipta struktur yang kuat dalam upaya pencegahan dan penangan kasus kedepannya,” tutur Hairiah. Keinginan dia, kedepannya semakin banyak yang memiliki wawasan dan pemahaman yang benar terkait pemenuhan hak-hak asasi, hak perempuan dan anak. Multi efek nya harap dia, kasus atau angka kriminalitas terhadap perempuan dan anak di Kab Sambas tidak marak lagi.

Yudi, Kades Lubuk Dagang mengatakan, Pelatihan Untuk Pelatih Perlindungan Perempuan dan Anak adalah upaya menumbuhkan kesadaran bagi masyarakatnya agar lebih peduli lagi dengan kondisi kasus yang banyak menimpa gender perempuan dan kelompok anak. Kata dia, realitas tersebut tidak bisa dipisahkan begitu saja. “Seperti yang kita ketahui bersama, seperti juga yang diungkapkan Wakil Bupati Sambas, kebanyakan kasus yang terjadi selama ini, pelakunya adalah orang terdekat korban. Karenanya melalui pelatihan ini, kita menginginkan informasi atau pemahaman yang benar akan lebih banyak lagi SDM yang mengetahui dan mau menyebarluaskannya kepada seluruh lapisan masyarakat. Tujuan akhirnya adalah adanya kepedulian dari masyarakat itu sendiri,” tutur dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 113 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: