www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Porsi Keluarga Bentuk Karakter Anak Dominan

E-mail Cetak PDF
sosialisasi pendidikan keluargaBupati Sambas H Atbah Romin Suhaili Lc menegaskan, fungsi lingkungan keluarga membentuk karakter anak sangatlah dominan. Dikatakan dia saat membuka kegiatan sosialisasi program pendidikan anak di Pantura Hotel Sambas, Kamis (7/9), pengaruh lingkungan keluarga sangat besar terhadap tumbuh kembang anak. Disebutkan dia, dalam ajaran agama, telah mengajarkan bagaimana memberikan pendidikan kepada anak. “Sebagai orang tua, kita diperintahkan menjaga diri kita dan keluarga dari Siksa Api Neraka. Perintah ini sudah sangat jelas, bahwa kita harus memberikan ilmu atau pengetahuan yang baik-baik kepada diri kita dan keluarga kita,” ujar dia.

Seorang anak jelas Bupati, terlahir dengan kefitrahannya yang merupakan rahmat Allah Swt. Disebutkan dia, lingkunganlah yang membentuk karakternya. “Ini menyiratkan bahwa kita harus menghadirkan lingkungan yang nyaman bagi anak-anak kita,” tuturnya. Lebih lanjut Atbah menjelaskan, para orang tua, jangan sepenuhnya mempercayakan tumbuh kembang anak masing-masing hanya dilingkungan sekolah.

Tugas yang harus dilaksanakan orang tua katanya adalah wajib memberikan pendidikan yang tidak diajarkan dilingkungan pendidikan sekolah. “Rasulullah Saw telah mengajarkan kepada kita, bagaimana kita memberikan pendidikan kepada anak-anak kita, Rasulullah Saw memerintahkan kita agar mengajarkan mereka sholat ketika memasuki usia 7 tahun, ketika berusia 10 tahun wajib untuk memisahkan tempat tidur dari orang tua dan memukulnya jika tidak melaksanakan sholat. Ini adalah teladan yang telah dicontohkan Agama,” papar dia.

Kasih sayang yang ditunjukkan dalam lingkungan keluarga terang Bupati, akan memberikan pengajaran yang baik bagi tumbuh kembang si Anak. Menurut dia, sudah sepantasnya para orang tua mengajarkan dengan penuh kasih dan sayang seperti rahmat dan nikmat Allah Swt yang tidak pernah putus bagi Hamba-Nya. “Pembentukan karakter anak kita, tergantung kita orangtuanya, bagaimana kita menghadirkan lingkungan keluarga yang mendukung pendidikan anak yang berkualitas, Agama menjadi prioritas guna mewujudkan generasi hebat yang berakhlakul karimah, unggul dan sejahtera,” tegasnya.

Plh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Sambas, Rasyiden SH MH, mengatakan Keluarga adalah unit kerja terkecil dalam masyarakat. Keluarga kata dia punya peranan penting membangun pendidikan anak. “Pendidikan keluarga sangat penting untuk mewujudkan generasi emas 2045 nanti,” ujar dia.

Rasyiden mengatakan, faktor lingkungan keluarga yang baik, juga harus didukung faktor lingkungan masyarakat dan satuan pendidikan yang baik dan berkualitas pula. Di era globalisasi saat ini, dia menyebutkan tantangan pendidikan anak membutuhkan strategi guna mencapai tujuan pembangunan pendidikan secara universal.  “Kemitraan antara keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mendukung perkembangan anak dengan optimal,” tukas dia.

Kabid PAUD dan PNF, Jumadi Asri selaku panitia penyelenggara Sosialisasi mengatakan gelaran kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para kepala satuan pendidikan mewujudkan pengembangan karakter dan budaya berprestasi peserta didik. Tujuannya jelas dia, ada implementasi pendidikan keluarga berkualitas dan berkesinambungan dalam rangka menumbuhkembangkan karakter dan budaya berprestasi peserta didik. “Jumlah peserta sosialisasi mencapai 582 orang dari beragam komponen pendidikan, unit kerja pendidikan kab sambas terus berupaya agar kedepannya, prestasi pendidikan kab sambas menjadi lebih baik,” terang dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 108 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: