www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Cerdaskan Generasi Muda Tentang Obat dan Makanan

E-mail Cetak PDF
Sosialisasi BPOM PontianakBupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc mengapresiasi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Pontianak menggelar Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Komunikasi, Informasi dan Edukatif Obat dan Makanan di Kab Sambas. Kegiatan dipusatkan di Balairung Sari Pendopo Bupati Sambas, Kamis (26/10), diikuti ratusan pelajar Tingkat Pertama dan Menengah Atas dan dibuka Bupati Sambas.

Kata Bupati, kegiatan seperti itu bagian dari upaya menciptakan generasi muda yang berkualitas dan terhindar dari permasalahan-permasalahan dikalangan remaja. Diakui dia, ancaman bagi generasi muda sekarang ini begitu besar. “Penyalahgunaan obat-obat terlarang atau narkoba menjadi ancaman serius di Kab Sambas. Informasi intelejen, perharinya kurang lebih 5 kilogram narkoba masuk ke Kab Sambas,” ungkap dia.

Hal itu jelas Bupati membuat prihatin bagi kemajuan daerah dan negara ini. Menurut dia, itu ancaman yang nyata bagi bangsa ini. “Karenanya saya selaku kepala daerah memberikan perhatian besar terhadap masalah ini, saya bersama aparat yang berwenang melakukan razia-razia, dan akan terus rutin saya lakukan,” terang Atbah.

Bupati dalam pernyataan kerasnya dihadapan pelajar yang mengikuti kegiatan sosialisasi itu mengingatkan para pengedar untuk bijak memilih profesi. Dikemukakan dia, pengedar silahkan mengedarkan barang haram itu hanya untuk dirinya pribadi dan anak-anaknya. “Buat para pengedar, jangan edarkan ke warga kabupaten sambas, silahkan anda mengedarkannya untuk anda sendiri dan anak-anak anda,” tegas dia.

Derasnya arus globalisasi saat ini, diingatkan Atbah agar masyarakat selaku konsumen cerdas dalam memilih produk yang akan digunakan. Dia memaparkan jangan sampai produk yang hendak dibeli ternyata tidak mendapatkan izin edar dari pihak berwenang bahkan mengandung zat-zat yang berbahaya. “Sangat baik bagi kita untuk menjadi konsumen yang cerdas selalu,” tutur Bupati.

Dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Pontianak, Kabid Pengujian Makanan, Yanuarti mengungkapkan, konsumen bisa cerdas dengan prilaku Cek KLIK. Disebutkan dia, cara itu ampuh menghindari diri dari salah memilih produk. “Cek Klik yaitu cek kemasan, cek label, cek izin edar dan cek kedaluwarsanya,” ucap dia. Yanuarti berharap semakin ramai yang memahami tentang komunikasi informasi dan edukasi terkait obat dan makanan, semakin mencerdaskan masyarakat sebagai konsumen dalam memilih produk.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 121 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: