www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Ratusan Mahasiswa Poltekkes KKN Tematik di Pemangkat

E-mail Cetak PDF
tematik kkn pemangkatRatusan mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Pontianak memadati jalannya Moh Hambal Kota Pemangkat, Senin (9/4). 820 Mahasiswa dari beragam program studi Poltekkes itu berpanas-panasan dibawah teriknya sinar matahari siang. Dengan mengenakan kaos lengan panjang bertuliskan KKN Tematik 2018, mahasiswa tertib mengikuti kegiatan pembukaan dan pelepasan KKN Tematik Poltekkes Kemenkes Tahun 2018 di Kota Pemangkat.

Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili Lc dan Sekda Drs H Uray Tajudin Msi menghadiri kegiatan pembukaan tersebut. KKN Tematik itu juga dihadiri dari pihak Poltekkes seperti Direktur Poltekkes Kemenkes Pontianak Dr Khayan SKM MKes dan Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan dr Tri Nugroho.

Seremonial acara ditandai dengan beragam sambutan dari panitia, direktur hingga Bupati Sambas. Puncak pelepasan dilakukan dengan pelepasan balon ke udara oleh Bupati Sambas didampingi Sekda, Direktur Poltekkes dan Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan disaksikan Ratusan Mahasiswa.

Dalam sambutannya, Bupati Sambas meminta peserta KKN tematik berbagi disiplin ilmunya bagi masyarakat kab sambas khususnya kecamatan pemangkat. Atbah mengajak mahasiswa memberikan pemahaman yang benar seputar kesehatan bagi masyarakat yang menjadi sasaran KKN Tematik 2018. “Pemerintah Daerah mengapresiasi kegiatan ini, semoga KKN Tematik yang singkat ini memberikan banyak dampak positif bagi perubahan prilaku masyarakat terhadap kesehatan,” ujar dia.

Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat kab sambas turut mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Menurut dia dukungan itu dapat dilakukan dengan hal yang sederhana. “Lakukan tiga hal baik seperti tidak berlebihan dalam makan, cukup istirahat dan cukup olahraga,” sebutnya.

Lainnya terang dia jangan melakukan tiga hal yang kurang baik. Diantaranya tutur dia tidak merokok, tidak minum-minuman keras dan menjaga akhlak dari larangan agama seperti tindak asusila dengan lawan jenis. “Pola hidup sehat penting, dan itu harus terus dikampanyekan dan dilakukan. Mahasiswa KKN Tematik harus memberikan edukasi atau pemahaman bagi masyarakat agar memiliki kesadaran untuk hidup sehat,” imbuh Bupati.

Ketua Panitia, drg Sri Rezki MSc menyebutkan KKN Tematik 2018 dipusatkan di Kec Pemangkat. Peserta adalah mahasiswa Poltekkes semua jurusan dan program studi. “Kegiatan ini diikuti 820 mahasiswa, kita sebar disetiap dusun,” jelas dia. Setiap kelompok lanjut dia berkomposisikan beberapa jurusan program studi. Direktur Poltekkes Kemenkes Pontianak Dr Khayan SKM Mkes mengatakan, KKN Tematik ini penting bagi para mahasiswa. “Kita harapkan, mahasiswa juga aktif mengkampanyekan Germas atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Jika ada masyarakat yang tidak paham akan Germas, bisa ditanyakan langsung kepada mahasiswa kita, insya Allah banyak pengetahuan yang akan mereka sebarkan,” tutur dia.

Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan dr Tri Nugroho, menyebutkan KKN atau kuliah kerja nyata merupakan soft skill. KKN menurut dia memberikan dampak multi sisi, baik untuk mahasiswa, masyarakat maupum pemerintah. “Kalau hard skill nya ya belajar di kampus atau pendidikan yang didapat di Kampus, KKN ini ibaratnya soft skillnya,” terangnya.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 52 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: