www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

BKPRMI Benteng Pengaruh Negatif Globalisasi

E-mail Cetak PDF
sambas bkprmi tebasHj Hairiah SH MH, menghimbau Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Sambas aktif mengkampanyekan Pemuda Kabupaten Sambas Berakhlakul Karimah. Saat menghadiri kajian rutin BKPRMI Kecamatan Tebas di Masjid At Taqwa Desa Sempalai Jumat Malam (26/1), Wakil Bupati Sambas meminta BKPRMI menjadi benteng menangkal arus pengaruh negatif globalisasi.

Dia mengatakan, pemuda menjadi generasi kuat, besar dipengaruhi dari lingkungan keluarga, sekolah, maupun lingkungan masyarakatnya. Dikatakan dia, Sambas sebagai daerah yang berpenduduk muslim terbesar di Kalimantan Barat harus menjadi potensi strategis dalam melahirkan kaderisasi pemuda-pemudi berkualitas. “BKPRMI harus menjadi bagian lahirnya kekuatan ummat,” pinta dia.

Dijelaskan Hairiah adalah aset bagi negara ini. Karenanya dituturkan Wabup, Pemuda atau generasi penerus bangsa harus kuat. Dia meminta Pemuda jangan mau dilemahkan melalui pengaruh negatif globalisasi. “Sekarang ini negara kita sedang mengalami serangan penjajahan model baru, diantaranya serangan masuknya peredaran narkoba. Ini adalah masalah serius. BKPRMI harus terlibat dalam memerangi ini,” pintanya.

Pada pertemuan BKPRMI Kecamatan Tebas itu, Hairiah juga memaparkan pentingnya pengetahuan terkait pernikahan dini. Dia mengharapkan pemuda Kabupaten Sambas memanfaatkan waktu sebaik-baik munkin untuk melahirkan kreatifitas dan inovasi positif membangun daerah. “Maksimalkan potensi dan kompetensi yang dimiliki. Gali potensi itu,” tegasnya.

Wabup mengemukakan harus ada kebanggaan dalam diri setiap pemuda. Dalam mendukung pembangunan, Hairiah mengingatkan, pemuda-pemudi tidak perlu melakukan hal-hal yang rumit. “Partisipasi pemuda cukup dengan menunaikan kewajiban sebagai seorang anak kepada orang tuanya, mulai dari belajar, berbhakti kepada orang tua. Dan yang utama adalah menjadikan agama sebagai tujuan dan pegangan hidup,” ingat dia.

Pemuda remaja masjid, ditegaskan Wabup untuk mengeksplorasi dan mengekspresikan kebebasan yang bertanggung jawab. Kata dia, konteksnya sangat jelas, bebas yang diperbolehkan dalam ajaran agama. “Jangan lakukan atau jangan selenggarakan kegiatan-kegiatan yang tidak banyak memberikan manfaat positif. Apalagi kegiatan itu lebih banyak mudharatnya,” sebut dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 151 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: