Silaturahim Ramadhan, Ajak Cipta Kondisi Kondusif

Cetak
berikan informasi pembangunanSafari atau Silaturahim Ramadhan Bupati Sambas kedua digelar di Masjid At Taqwa Desa Sempalai Kec Tebas, Selasa Malam (22/5). Bertepatan dengan malam ketujuh Ramadhan 1439 Hijriah. Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc didampingi Tim Safari Ramadhan yang diketua Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan, H Yusran, Kepala dan Kepala Bidang Dinas Perhubungan Sambas, Ketua TP PKK Kab Sambas, Kabag Kesejahteraan Rakyat dan Perwakilan Kapolres.

Momentum silaturahmi Ramadhan itu dihadiri jamaah masjid At Taqwa, tidak hanya dari golongan orang dewasa, tampak remaja dan anak-anak turut meramaikan masjid untuk sholat isya, tarawih dan witir berjamaah bersama Bupati Sambas. Bupati bertindak sebagai imam pada sholat fardhu isya, sedangkan imam sholat Sunnah tarawih dan witir dipimpin imam masjid At Taqwa.

Selain diisi dengan kegiatan ibadah, silaturahim Ramadhan dikemas dengan penyampaian sambutan dari Bupati Sambas, Tausyah Keagamaan dari Penceramah Tim Safari Ramadhan Pemkab Sambas dan penyerahan bantuan masjid. Di Masjid At Taqwa, Atbah juga memberikan sambutan. Pesannya, selain mengajak memperbanyak ibadah dibulan Ramadhan, juga menyinggung soal pembangunan kab sambas.

Dia meminta, umat muslim menjadi pionir cipta kondisi yang kondusif. “Kita ciptakan kondisi yang aman, tertib, kondusif. Bagaimana upaya bersama agar terjaga kenyamanan muslim beribadah dan umat non muslim pun merasakan kenyamanan dan keamanan yang sama,” ujar dia.

Termasuk yang menjadi perhatian Bupati adalah euphoria persiapan pelaksanaan pemilihan gubernur Kalimantan Barat tahun ini. Pintanya, semua komponen masyarakat tetap dewasa dalam menyikapi kondisi politik. “Kita hadirkan suasana pemilihan yang baik. Jangan saling jelek-menjelekkan. Di Sambas kita ubah pola pikir dan cara pandangnya. Yang kita sebarkan adalah kebaikan mereka,” tegasnya.

Dia menjelaskan, pada hakikatnya, sebagai manusia, tidak senang dengan kejelekkan. Dia mencontohkan, tidak ada satu orang pun yang ingin diceritakan kejelekkannya. “Karenanya, janganlah kita buka aib saudara kita. Insya Allah, dengan kita menutup air saudara kita, Allah tutupkan aib kita,” ingatnya.