Motivasi Anak Semangat dan Ubah Pola Pikir

Cetak
desa lelaBupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc, menghimbau orangtua fokus memberikan motivasi pada anak untuk menjadi sukses. Saat menghadiri Gebyar Ramadhan, di Masjid Muzdalifah Dusun Sebandir Desa Lela Kec Teluk Keramat, Sabtu (25/5), Bupati memberi tips-tips memotivasi anak menjadi orang sukses.

Kata dia, orang tua harus mendoakan keberhasilan anak. “Doakan kesuksesan anak, doakan yang baik-baik. Fokuskan doa, kalo saya, dari sebelum keluarga sudah memohonkan doa, untuk mendapatkan anak-anak penghafal Quran,” ujar dia.

Atbah mencontohkan, kelima anaknya, semuanya menghafal Al Quran. Keberkahan bagi Dia dan Keluarga, sebutnya sangat terasa dengan hadirnya generasi-generasi penghafal Quran. “Yang penting berkah. Alhamdulillah, anak-anak saya yang hafal Quran, yang pertama dan kedua sekarang sudah kuliah di Luar Negeri. Beasiswa, gratis. Ini bukan untuk saya sombong, tetapi, ini untuk memotivasi kita semua,” ungkap dia.

Pertama yang harus dibangun, kata Bupati adalah niat. Selain itu, tambah dia, harus membangun semangat, memiliki keberanian. “Jangan sampai malu, ubah sudut pandang, ubah pola pikir kita. Pakai pola pikir orang kaya,” terangnya. Atbah meminta, jangan merasa kurang percaya diri dikarenakan orang kampung. Pengalaman yang dilaluinya, jelas Bupati, orang kampung adalah orang yang kuat.

“Kita harus tampakkan, bahwa orang kampung adalah orang yang semangat, orang kampung yang mau dididik, Rajin dan percaya diri. Kita sebagai orang kampung harus bersyukur, karena dididik alam orang kampung bisa membuat untuk sukses,” imbuhnya. Diingatkan dia, kesuksesan bukan dominasi orang kaya, bukan untuk orang kota sahaja. Bahkan kesuksesan tidak hanya didominasi orang yang banyak uang atau orang pintar semata maupun orang hebat.

“Orang kampung pun berhak untuk sukses. Kuncinya semangat. Bangun pemikiran bahwa orang kampung lebih hebat. Dan sukses itu ada di dada kita, artinya semangat,” tegas dia. Atbah memotivasi dengan mencontohkan perjalanan hidupnya. Yang terpenting, menurut Bupati adalah tidak merasa rendah diri. Dia mengajak menggunakan pemberian Allah, yakni otak dan hati.

“Gunakan otak, asah otak kita untuk bertahan dan menjadi sukses,” pintanya. Bupati mengingatkan, jangan membiasakan meruntuhkan mental anak, dengan menghina mereka didepan orang lain. Bupati bahkan mengharuskan untuk memuji anak dihadapan orang ramai. “Biasakan memuji anak kita. Bila perlu puji mereka dihadapan orang ramai. Agar ada kebanggaan pada dirinya, dan keinginan kuat untuk mewujudkannya,” ajar dia.

Untuk menjadikan anak sukses, lanjut Atbah, jangan membiasakan meminta-minta. Arahan dia, minta hanya kepada Allah. Dia mengajarkan gunakan waktu sholat terlebih sholat malam untuk bermunajad atau meminta sama Allah. “Biar Allah saja yang mengangkat Derajat kita. Lewati zona miskin dengan cara berpikir orang kaya. Karena cara berpikir kita akan menentukan 10 sampai 20 tahun kita kedepan. Orang tua, doakan anaknya. Fokus doakan anak sukses,” jelas dia.