Komisi II DPRD Kabupaten Sambas melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perindustrian, Perdagangan, ESDM Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (19/1). Kunjungan tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sambas, Ir. H. Arifidiar, MH selaku Koordinator Komisi II bersama Ketua Komisi II, Melani Astuti.

Rombongan Komisi II disambut langsung Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan ESDM Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Syarif Kamaruzaman, MSi bersama jajaran kepala Bidangnya. Permasalahan yang dikonsultasikan Komisi II ke Perindag ESDM Provinsi Kalbar terkait Harga Eceran Tertinggi dan proses usulan penambahan kuota Gas LPG 3 Kilogram.

Dinas Perindustrian, Perdagangan, ESDM Provinsi Kalbar telah mengapresiasi tindak lanjut yang cepat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas dari penetapan Harga Eceran Tertinggi yang telah dikeluarkan Gubernur dengan mengeluarkan keputusan Bupati Sambas mengenai penetapan yang sama, HET Gas 3 Kilogram Bersubsidi, ujar Arifidiar.

Diakui dia, perubahan harga eceran tertinggi gas dimaksud tidak bisa terelakkan. Menurut dia, karena adanya faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kondisi perekonomian seperti tingkat inflasi, harga bahan bakar minyak dan upah minimum.

Faktor tersebut diatas dapat mempengaruhi stabilitas ketersediaan LPG Subsidi tabung 3 kilogram di Kabupaten Sambas, terang Arifidiar.