
Bupati Satono Buka Rakor Stunting 2026: "Ini Agenda Strategis, Jangan Hanya Sebatas Seremoni!"
SAMBAS, – Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Sambas Tahun 2026. Acara yang mengusung agenda "Diseminasi dan Analisis Situasi Stunting" ini dilaksanakan di Aula Bapperida pada Jumat (22/5/2026).
Rakor ini digelar sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam mengevaluasi, menganalisis, dan merumuskan strategi percepatan penurunan angka stunting demi mempersiapkan generasi masa depan yang berdaya saing.
Dalam laporannya, Wakil Bupati Sambas sekaligus Ketua Tim Penurunan Stunting Kabupaten Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, ST, MT, mengungkapkan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang memerlukan perhatian lintas sektor. Masalah ini berdampak langsung pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Sambas di masa depan.
"Agenda ini merupakan agenda strategis. Saya tidak ingin ini hanya sebatas seremoni yang hanya selesai di atas meja," tegas Bupati Satono dengan penuh penekanan.
Lebih lanjut, Satono berharap agar indikator keberhasilan penurunan stunting menjadi acuan bersama dalam melangkah ke depan. Penurunan stunting harus digerakkan secara masif dan kolaboratif demi mewujudkan generasi Kabupaten Sambas yang tangguh dan kokoh guna menyongsong Indonesia Emas.
Rakor ini digelar sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam mengevaluasi, menganalisis, dan merumuskan strategi percepatan penurunan angka stunting demi mempersiapkan generasi masa depan yang berdaya saing.
Dalam laporannya, Wakil Bupati Sambas sekaligus Ketua Tim Penurunan Stunting Kabupaten Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, ST, MT, mengungkapkan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang memerlukan perhatian lintas sektor. Masalah ini berdampak langsung pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Sambas di masa depan.
"Penanganan stunting ini tidak bisa hanya dibebankan pada satu instansi pemerintah daerah terkait saja. Perlu ada sinergi dan peran serta aktif dari seluruh elemen, mulai dari Pemerintah Daerah, dunia usaha, hingga kontribusi nyata masyarakat Kabupaten Sambas," ujar Heroaldi.Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I, MH, yang hadir langsung untuk membuka rakor sekaligus memberikan arahan, menegaskan bahwa agenda yang diinisiasi oleh Bapperida ini merupakan langkah yang sangat strategis. Ia mengingatkan seluruh peserta agar pertemuan ini membuahkan aksi nyata yang berdampak langsung di lapangan.
"Agenda ini merupakan agenda strategis. Saya tidak ingin ini hanya sebatas seremoni yang hanya selesai di atas meja," tegas Bupati Satono dengan penuh penekanan.
Lebih lanjut, Satono berharap agar indikator keberhasilan penurunan stunting menjadi acuan bersama dalam melangkah ke depan. Penurunan stunting harus digerakkan secara masif dan kolaboratif demi mewujudkan generasi Kabupaten Sambas yang tangguh dan kokoh guna menyongsong Indonesia Emas.
"Saya berharap melalui pertemuan ini, kita benar-benar mendapatkan solusi yang penting, taktis, dan aplikatif demi penurunan stunting di Kabupaten Sambas," pungkasnya.