www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati Beri Semangat Pelaku Usaha Keranjang Jeruk

E-mail Cetak PDF
WhatsApp Image 2020 06 01 at 6.27.09 PMBupati Sambas H Atbah Romin Suhaili, Lc.MH usai dari Pasar Semparuk, menyempatkan diri memantau usaha pembuatan keranjang jeruk di Tebas, Senin (1/6). Monitoring itu dia lakukan usai mengedukasi warga pasar semparuk mengenai covid 19 dan rapid test pedagang pasar tradisional semparuk.
Bupati melihat langsung proses pembuatan keranjang jeruk. Atbah berdialog ringan dengan pekerja yang mayoritas dilakukan perempuan. Bupati mengapresiasi usaha tersebut, karena dimasa pandemi seperti ini masih berupaya bertahan. "Luar biasa dalam kondisi pandemi covid 19, usaha masih tetap berjalan, walau hampir 2 bulan vakum. Dan Alhamdulillah kini sudah mulai beroperasi kembali," ujar Bupati.
Atbah memberikan motivasi kepada pelaku usaha keranjang jeruk tersebut, kata dia bagaimana pun, perekonomian rakyat harus tetap tumbuh. Saat berdialog, Bupati tetap mengingatkan warga agar memperhatikan keselamatan dan lingkungan yang sehat. "Dimasa pandemi seperti sekarang ini, saya ingatkan agar tetap memperhatikan protokol kesehatan, cuci tangan, kenakan masker. Untuk jenis usaha ini, sarung tangan juga menjadi penting," ingat dia.
WhatsApp Image 2020 06 01 at 6.27.10 PMWhatsApp Image 2020 06 01 at 6.27.12 PMWhatsApp Image 2020 06 01 at 6.27.13 PM
Bupati berterima kasih karena pelaku usaha pembuatan keranjang masih tetap semangat menjalankan usaha. Dijelaskan dia, dengan tetap dibukanya usaha tersebut, peluang lapangan kerja tetap bisa terwujud. "Saya berikan apresiasi kepada pelaku usaha ini, Alhamdulillah, dengan tetap dibukanya usaha ini, banyak tenaga kerja yang bisa terserap. Insya Allah kedepannya, pemda bisa berkontribusi dalam berkembangnya usaha seperti ini," sebut dia.
Paryanto, pemilik usaha pembuatan keranjang jeruk dari bahan bambu itu, mengatakan, selama masa covid 19, usahanya harus tutup sementara. Diungkapkan dia, kurang lebih mencapai dua bulanan usahanya tutup. "Kita juga tidak bisa berbuat banyak dalam masa seperti sekarang ini, karena permintaan keranjang juga distop sementara oleh pengusaha jeruk, alasannya logistik penjualan mereka juga tidak bisa keluar masuk bebas selama pandemi," ungkap dia.
Sekarang ini, jelas dia, sudah mulai ada permintaan lagi, sehingga dia memulai kembali membuka usahanya. Paryanto berharap, pandemi segera berlalu, dan perekonomian segera pulih kembali. "Kita berharap, semua bisa pulih, terutama bisnis kami, bisa kembali produksi, insyaAllah dengan ini berjalan kembali, pekerja pun bisa kembali bekerja," tutur dia.

Author - ZULPIAN
Editor - Tim Website sambas.go.id

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 105 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: