www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Raimuna, Bekal Generasi Muda Partisipatif Pembangunan

E-mail Cetak PDF

raimuna

Ada penegasan penting Bupati Sambas pada kegiatan Raimuna Cabang Sambas tahun 2017 di Bumi Perkemahan Batu Bekajang Rantau Panjang Kec Sebawi, Jumat (21/4). H Atbah Romin Suhaili, selaku ketua majelis pembimbing cabang gerakan pramuka sambas menegaskan, gerakan pramuka menyelenggarakan berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan jiwa peserta didik sebagai upaya pencapaian tujuan akhir proses pembinaan yaitu watak.

Lebih lanjut dia kemukakan, sesuai dengan tujuan akhir tersebut, maka salah satu kegiatan bagi pramuka penegak dan pandega adalah Raimuna. "€œRaimuna merupakan kegiatan bagi pramuka penegak dan pandega, ini adalah pertemuan besar dengan berbagai aktifitas yang bersifat kreatif, produktif, edukatif, inovatif dan rekreatif dalam bentuk perkemahan,"€ tegas dia.

Bupati meminta, pramuka Kab Sambas harus mampu mewujudkan makna yang tersirat dari kata Raimuna. Raimuna dengan asal kata dari bahasa ambai, daerah yapen timur, kabupaten yapen waropen, papua. Merupakan gabungan dua kata, rai dan muna. "€œRaimuna memiliki arti sekelompok orang yang hidup dalam suatu kekuatan dengan dijiwai oleh sesuatu daya kekuatan yang selalu memberi semangat tinggi dalam mencapai tujuan. Pramuka Sambas harus punya semangat dalam mencapai tujuan hidup dan kesuksesan dunia dan akhirat,"€ terang dia.

Ditegaskan Atbah, Pramuka sebagai media dan proses pendidikan diluar sekolah dan diluar keluarga, dengan suasana kegiatan yang menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka. Prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan punya sasaran akhir pembentukan watak dan karakter. "€œMasa usia pramuka penegak dan pandega adalah masa pemuda yang penuh emosi, belum stabil, mudah berubah, masa berkembang dan semangat hidupnya masih dipengaruhi lingkungan, sehingga diperlukan adanya pola pembinaan dan pendidikan yang dapat diminati bagi kalangan pramuka tahap ini. Raimuna ini harus bisa mengakomodir permasalahan itu," harap dia.

H Atbah mengharapkan raimuna mampu memberikan keleluasaan dan kesempatan kepada pramuka penegak dan pandega menumbuhkembangkan daya cipta atau kreatifitas mereka. Dia mengingatkan, peserta raimuna bisa menjadikan ajang ini mengembangkan kecakapan dalam mengelola organisasi, bertanggung jawab, amanah, dan kepeloporan dalam pembangunan masyarakat disekitarnya. "€œRaimuna ini akan menjadi pengalaman yang berharga bagi perjalanan hidup kedepan, guna mempersiapkan generasi muda siap tampil ditengah-tengah masyarakat untuk pembangunan,"€ tutur Bupati.

Ketua Panitia Raimuna Cabang Sambas Tahun 2017, Drs Topitri menjelaskan bahwa Raimuna tersebut merupakan bagian dari rencana kerja kwartir cabang gerakan pramuka kabupaten sambas tahun 2017. Raimuna lanjut dia, bagian dari pola mekanisme pembinaan pramuka penegak dan pramuka pandega. "€œAlhamdulillah, kita akhirnya bisa menyelenggarakan raimuna tahun 2017 ini, dengan peserta 121 peserta putra, 123 peserta putri dengan total 244 peserta dari 13 Kwartir Ranting atau tingkat kecamatan,"€ ungkap dia.

Pola pembinaan di raimuna kali ini, sebut Topitri tetap mengacu pada keputusan kwartir nasional gerakan pramuka nomor 176 tahun 2013 tentang pola mekanisme pembinaan pramuka penegak dan pramuka pandega. Dia meyakini, raimuna memberikan pengetahuan dan wawasan penting bagi remaja atau generasi muda kab sambas menyongsong perwujudan sambas hebat berakhlakul karimah. "€œKegiatan ini sebagai bagian dari upaya gerakan pramuka kab sambas membentengi generasi muda kab sambas dari pengaruh radikalisme, kenakalan remaja dan menguatkan rasa persatuan dan kesatuan, wawasan kebangsaan serta cinta NKRI,"€ jelasnya.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 96 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: