www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Resolusi 2018, Ubah Pola Kerja ASN

E-mail Cetak PDF
sidakMenjalani Tahun 2018, Aparatur Sipil Negara Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas diminta merubah pola kerja berorientasi kualitas. Ditegaskan Sekretaris Daerah Kab Sambas, Drs H Uray Tajudin MSI, sebagai ASN minimal harus mengerti regulasi disiplin yang berlaku. Menyikapi pelaksanaan cuti nasional dan cuti bersama di tahun 2018, Sekretaris Daerah didampingi Kepala BKPSDMAD Nurpinarto, Staf Ahli Bupati Sambas Juliansyah, Kabag Hukum Marjuni, Kabag Ortal Dedy Z dan beberapa pegawai BKPSDMAD melakukan pengawasan atau monitoring ke Organisasi Perangkat Daerah, Selasa (2/1).

Dimulai Apel Pagi di Sekretariat Daerah, Badan Keuangan Daerah hingga ke Dinas Kominfo Kab Sambas, sekda dan rombongan menyambangi langsung OPD. Dalam kunjungannya itu, Sekda memberikan arahan dan melakukan absensi kehadiran ASN dihari pertama masuk kerja tahun 2018. Inspeksi tersebut selanjutnya tutur Uray Tajudin akan dilaporkan langsung ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Aparatur Daerah Kab Sambas.

“2018 ini saya harapkan terjadi perubahan pola pikir dan pola prilaku ASN menjadi lebih baik,” ujar dia. Tajudin memberikan peringatan bagi ASN yang absensi kehadirannya tidak mencerminkan amanat Undang-undang ASN. Dia menyebutkan jika tidak bisa mengikuti aturan ASN, lebih baik mengundurkan diri.

“Sebagai ASN, kita memiliki aturan yang harus kita patuhi dan kita laksanakan. Jika memang tidak sesuai aturan, atau ingin menggunakan aturan sendiri, kita tawarkan beberapa pilihan,” ungkap dia. Sekda meminta ASN tidak menggunakan pola pikir sekedar masuk kerja saja. Tajudin menuturkan, aturan masuk kerja bagi ASN sangat jelas. Selain itu, dia mengungkapkan, kinerja ASN berpengaruh pada penilaian untuk promosi karir.

“ASN harus menentukan sendiri karirnya, dengan menunjukkan kualitas. Insya Allah, promosi jabatan dilakukan dengan proporsi kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki. Bukan karena kedekatan,” tegas dia. Karenanya Tajudin menyarankan ASN menunjukkan kinerja berkualitas. Hal lain yang disampaikan Sekda ketika melakukan inspeksi terkait penjadwalan penyerapan anggaran atau realisasi fisik anggaran.

Dia mengingatkan kejadian beberapa tahun terakhir termasuk di tahun 2017 tidak seharusnya terjadi jika dilakukan kalender perencanaan kegiatan yang baik. “Kita akan arahkan mekanisme penyerapan anggaran melalui edaran ke OPD-OPD, misalnya kegiatan yang dibawah 200 juta rupiah, paling lama harus terserap pada agustus,” contoh dia. Penjadwalan program kegiatan yang baik lanjut dia akan memberikan kemudahan bekerja bagi pengelola keuangan.

Tajudin mengemukakan hal itu agar tidak terjadi penumpukkan pekerjaan di akhir tahun. “Bukan hal yang bijaksana menurut saya, dimana akhir tahun terutama ditanggal-tanggal yang seharusnya libur bagi ASN, tetapi masih ada yang harus lembur kerja disaat lain menikmati liburan bersama keluarga. Ini bisa kita sikapi, diantaranya perencanaan yang baik terhadap penyerapan anggaran atau realisasi pelaksanaan program kegiatan,” tukas Sekda.

Hal lain yang menjadi perhatian Sekda, ASN diminta membangun suasana kerja yang menghadirkan kenyamanan dan kebetahan bekerja. Dia menginginkan layanan ASN menghadirkan penilaian yang baik oleh publik. “Bersama kita bisa memberikan pelayanan publik yang baik bagi masyarakat. Penilaian ombudsman harus kita jadikan motivasi untuk menghadirkan yang terbaik,” papar dia.

Hasil inspeksi hari pertama masuk kerja tahun 2018 itu, Sekda mengumpulkan ASN yang tidak hadir di Kantor Bupati. Diyakinkan Sekda, ASN yang dikumpulkan itu akan mendapatkan peringatan dan tindak lanjut sebagaimana mestinya menurut amanat Undang-undangn ASN.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 106 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: