23 Pejabat Dilantik, Rombak 3 Camat

Cetak
lantik pejabatBupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc melantik 23 Pejabat Administrator dan Pengawas. Pelantikan di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Kamis (7/6). Dari 23 pejabat tersebut, 3 jabatan camat dirombak Bupati Sambas. Camat Sambas dijabat Alfian. Muzanni, yang sebelumnya menjabat camat sambas, dimutasikan ke Sekretaris Dinas Polisi Satuan Pamong Praja. Camat Sajad, jabat H Aspian dan Camat Tangaran dijabat Sapuat.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa perombakan jabatan adalah hal yang biasa-biasa saja. Dia minta semua kalangan tidak membesar-besarkan alih dan promosi jabatan pada setiap pelantikan pejabat pemda kab sambas. “Jika kita renungi, hal yang lebih besar dalam hidup yang harus kita perhatikan adalah kematian dan hari kiamat. Jabatan itu biasa saja, jangan dijadikan luar biasa,” tegas dia.

Diingatkan Bupati, manusia dilahirkan ke dunia juga tanpa apa-apa. Bahkan menurut dia, manusia dilahirkan dengan banyak pertolongan dari manusia lainnya. Artinya ungkap dia, jabatan adalah titipan atau amanah Allah SWT, bukan hal yang luar biasa. “Saya saja, jika jadi kadus gak masalah, atau camat gantian dengan saya jadi bupati, saya jadi camat, bukan masalah. Itu jika boleh,” contoh dia.

Harapan Bupati, jabatan yang diamanahkan, jangan membuat diri menjadi sombong. Kata dia, banyak faktor manusia menjadi sombong. “Bertambah ilmu, bisa jadi sombong, banyak harta, bisa membuat kita sombong. Termasuk jabatan, bisa membuat kita sombong. Bahkan tertambah taat, bisa membuat kita sombong,” ungkapnya.

Sombong diterangkan Atbah, tidak baik, dan perlu dibuang dari dalam diri manusia. Caranya sebut dia, dengan menghadirkan rasa merendah atau rendah hati. “Orang yang cerdas adalah yang pandai merendah dan selalu mempersiapkan kematian dan hari kiamat,” jelasnya.
Maksud Bupati, pejabat dalam membuat program kerja dan membuat keputusan, memprioritaskan untuk pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai aparatur negara, disebutkan dia, semua memiliki kewajiban yang sama. “Kewajibannya adalah melayani dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” tuturnya.

Atbah meminta, hubungan kerja yang terbangun antara bawahan dan atasan terjalin dengan baik. Pinta dia, bawahan taat dan patuh pada atasan. “Selama atasan itu tidak memerintahkan kepada kemaksiatan kepada Allah, kita wajib taat,” tegasnya.  Hal lain yang dipinta Bupati untuk dilaksanakan aparatur negara yakni menjaga kerahasiaan dinas, tidak menjelekkan institusi ataupun pimpinan hingga mendukung program kerja pimpinan. Bupati Sambas juga menuntut adanya kreatifitas dan inovasi dalam membangun kab sambas.