www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

PNS – Pegawai Honorer Wajib Upacara Kemerdekaan

E-mail Cetak PDF
suratAda instruksi tegas bagi Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Honorer, Tenaga Kontrak, maupun Pegawai Tidak Tetap yang bertugas di lingkungan Pemerintahan Daerah Kab Sambas. Hal itu sesuai Surat Bupati Sambas Nomor 003.1/155/Tapem A Perihal Wajib Mengikuti Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Pagi dan Upacara Penurunan Bendera Sore Dalam Rangka Peringatan HUT RI Ke-73 Kab Sambas tanggal 13 Agustus 2018.

Bupati memberikan penegasan agar seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah mengikuti rangkaian upacara. Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI mulai pukul 08.30 pagi dan penurunan bendera pukul 15.30 sore.

Sekretaris Daerah Kab Sambas, Drs H Uray Tajudin Msi melalui Kabag Humas Protokol Setda Kab Sambas, Tatik Muryati SH, menjelaskan, sesuai surat Bupati Sambas dimaksud, Kepala OPD wajib hadir dan bertanggung jawab penuh untuk menghadirkan seluruh PNS dan tenaga honorer atau Pegawai Tidak Tetap atau tenaga kontrak dilingkungan unit kerja masing-masing pada upacara dimaksud.

“Ada sanksi menunggu jika tidak hadir. Ada pengecualian jika personil dimaksud berhalangan sakit atau melahirkan atau hamil besar dengan melampirkan surat keterangan tenaga medis,” ujar Kabag Humpro. Atau personil yang sedang melakukan tugas pelayanan kepada masyarakat, Tatik menjelaskan juga melampirkan surat keterangan dari kepala unit kerja. Untuk Pejabat Eselon II dan III lingkungan pemda, wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai undangan yang diberikan.

“Pakaian untuk upacara, Eselon II dan III mengenakan Pakaian Sipil Lengkap, Eselon IV dan Staf PNS menggunakan Pakaian Dinas Harian. Khusus wanita yang berjilbab, diwajibkan menggunakan Jilbab warna merah polos tanpa corak atau motif,” jelas dia. Aturan pengenaan warna jilbab merah juga berlaku bagi tenaga honorer, tenaga kontrak dan PTT yang perempuan. Hanya saja jelas Kabag Humpro, tenaga honorer, PTT atau tenaga kontrak menggunakan baju kemeja putih, bawahan celana atau rok kain hitam.

“Ada ketentuan selama mengikuti upacara diantaranya tidak menggunakan payung, koran, buku, kipas tangan, masker, kacamata hitam dan sejenisnya. Hanya diperkenankan menggunakan topi berlambang korpri atau topi hitam polos bagi tenaga honorer PTT atau tenaga kontrak,” ungkap dia. Selain itu, tatik menginstruksikan agar peserta upacara datang lebih awal. Dijelaskan dia, dalam surat bupati dimaksud, undangan dapat hadir satu jam sebelum pelaksanaan upacara berlangsung. “Ada hiburan berupa penampilan drama kolosal perjuangan dan display marching band,” sebut dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 50 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: