www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Pelayanan Berkualitas dan Tidak Berbelit

E-mail Cetak PDF
bupati sambasBupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc mengingatkan masih adanya kesan dari masyarakat yang menganggap rendahnya kualitas pelayanan public oleh pemerintahan. Dikatakan dia, masyarakat masih menilai apa yang dilakukan hingga saat ini masih sesuatu yang tidak pasti dan jelas.
“Pelayanan public oleh pemerintah masih dinilai lambat dan berbelit-belit,” ujar Bupati pada sosialisasi penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik melalui Sistem Online Submission (OSS) dalam penyelenggaraan PTSP di Kabupaten Sambas.

Moment Sosialisasi itu, Atbah meminta semua Aparatur Kabupaten Sambas, memahami pentingnya pelayanan yang berkualitas dan tidak berbelit-belit. Dia menginginkan, kedepannya, pelayanan perizinan di Kab Sambas menjadi yang terbaik. “Wajah Kabupaten Sambas harus kita ubah menjadi lebih baik, wajah perizinan kita harus kita ubah. Yang bisa mengubahnya adalah kita sebagai pelayanan masyarakat,” ingat Bupati.

Atbah memberikan peringatan pada stake holder yang memiliki kewenangan dalam perizinan di kab sambas. Dia meminta agar ikhlas dalam memberikan pelayanan perizinan satu pintu pada PTSP Kab Sambas. “Tujuan kita menghadirkan pelayanan PTSP atau satu pintu ini adalah dalam rangka kita ingin memberikan pelayanan yang baik, tidak berbelit-belit dan insyaAllah lebih cepat. Ini bukan upaya kita memperlambat,” tegas Atbah.

Dia mengatakan, jika semakin berbelit-belit dan semakin lambat, itu artinya kemunduran bagi kualitas pelayanan. Hal lain yang dikomentari Bupati terkait perizinan, adalah teknis pelayanan yang sering dikaitkan dengan polemik negative. “Pelaksana teknis perizinan, saya sebagai Bupati mengingatkan agar jangan bermain-main dengan perizinan. Dari evaluasi pemerintah, terdapat banyak catatan penting, diantaranya jangan sampai memperlambat atau mempermainkan perizinan,” pesan dia.

Bupati menegaskan, dia ingin dalam periode kepemimpinannya, terselenggara pelayanan yang bersih dan jauh dari korupsi. Peringatan kata dia sudah banyak ditampakkan Allah Subhanahu Wa Ta’Ala. “Sudah banyak kepala daerah yang tertangkap oleh KPK, dan masalah perizinan mendominasi penyebabnya. Ini harus menjadi perhatian serius pelaksana teknis perizinan,” pintanya.

Harapan Bupati, sistem berbasis online da komputerisasi akan memberikan hasil nyata pada upaya pemerintah kab sambas menyelenggarakan pelayanan perizinan yang berkualitas dan tidak berbelit-belit. Dia menginginkan sistem yang dibangun membuat semua aspek menjadi lebih cerdas dan ASN sudah semakin siap mengikuti perkembangan teknologi. “Intinya, jangan terkesan memperlambat atau berbelit-belit,” tukas Bupati.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 78 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: