www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Gubernur Pimpin Rakor Penanggulangan Karhutla

E-mail Cetak PDF
***Bupati Janji Kerahkan OPD
karhutlaGubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji SH MHum memimpin rapat koordinasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan provinsi Kalimantan Barat, Balai Petitih, Senin (12/8). Hadir pada rakor tersebut Dirjen Gakum Kementerian Lingkungan Hukum dan Kehutanan, jajaran Forkopimda Kalbar, Bupati Walikota se-Kalbar, OPD terkait dari Pemprov dan Kabupaten Kota.

Pada pertemuan itu, Gubernur minta Kepala Daerah serius menangani Kebakaran Hutan dan Lahan. Bahkan Gubernur tebar ancaman untuk pemda dan perusahaan. Sutarmidji menegaskan, akan mengalihkan dana pembangunan jika daerah kabupaten kota tidak mampu mengendalikan titik api yang ada.

Perusahaan yang hadir, diperintahkan gubernur melakukan aksi. Pada prinsipnya, Gubernur menginginkan kondisi bencana asap ini tidak terjadi lagi kedepannya. "Pembiayaan yang dilakukan untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan itu besar. Saya minta ini menjadi perhatian bersama," tegas Gubernur.

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH, hadir mengikuti rapat koordinasi itu. Dia mengatakan, pemda serius menangani ini. "Arahan Presiden, arahan Gubernur sangat jelas. InsyaAllah daerah menjadikan ini peringatan serius. Pemda memiliki BPBD, terus saya perintahkan untuk tanggap dan cepat menangani kathutla," tutur dia.

Bupati mengapresiasi, langkah cepat semua stakeholder dalam menangani karhutla. Termasuk kata Bupati dari satuan TNI Polri yang ikut turun langsung memadamkan api di lapangan. "Terima kasih kepada semua pihak yang kerja cepat memadamkan karhutla. Pemda akan melakukan pemantauan melalui unit kerja yang ada agar bagaimana kebakaran hutan dan lahan ini tidak menjadi bencana," sebut dia.

Atbah bahkan menegaskan akan mengerahkan semua Organisasi Perangkat Daerah turun memadamkan kebakaran Hutan dan Lahan. Bupati mengapresiasi kepada semua pihak yang telah kooperatif. "Pemerintah Daerah mengapresiasi semua pihak yang telah kooperatif ikut memadamkan kebakarab Hutan dan Lahan. Yang turut serta meminimalisir banyaknya hotspot. Baik masyarakat maupun perusahaan yang kooperatif," tutur Bupati.

Diingatkan dia, kebakaran hutan dan lahan ini bukan persoalan satu pihak saja ataupun pemerintah. Menurut dia, ini tanggung jawab semua pihak. "Ketika terjadi bencana asap yang dirugikan banyak pihak. Termasuk ancaman kesehatan bagi masyarakat. Karenanya, saya mengajak semua pihak termasuk masyarakat lebih peduli. Jangan buka lahan dengan cara membakar. Perusahaan juga harus bertanggung jawab terjadap keberadaan hot spot diwilayah konsesinya," ingat Bupati.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 87 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: