www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
COVID19

Pemda Pastikan Kebutuhan Pokok Tersedia

E-mail Cetak PDF
Pandemik Covid 19 dan Jelang Ramadhan
WhatsApp Image 2020 03 27 at 6.25.32 PMPemerintah Kabupaten Sambas terus melakukan monitoring pasar. Terutama mengenai stok atau ketersediaan bahan kebutuhan pokok atau pangan. Dalam beberapa hari terakhir, Bupati Sambas, bersama Wakil Bupati Sambas dan beberapa kali melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah seperti Kapolres dan Dandim maupun Ketua Pengadilan Agama Kab Sambas, menggelar inspeksi atau monitoring di pasar-pasar tradisional. Mulai dari Kota Sambas, Kec Tebas, dan Jumat (27/3)
Bupati didampingi Wakil Bupati Sambas dan Kadis Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan meninjau penyedia kebutuhan pokok di pasar tanah hitam kec paloh, pasar simpang empat kec tangaran dan pasar sekura kec teluk keramat. Saat meninjau langsung dilapangan, Bupati dan rombongan melihat langsung lokasi gudang penyuplai kebutuhan pokok. Atbah Romin Suhaili selain bertanya mengenai kesiapan penyuplai kebutuhan pokok, juga memberikan edukasi terkait wabah Covid-19. Bupati bersama wabup, memberikan penjelasan mengenai bahaya Covid-19. Hal yang paling sering disinggung Atbah adalah agar Bos Stokis atau Bos Toko membekali karyawan dengan Masker, sarung tangan dan menyiapkan sarana untuk mencuci tangan.
WhatsApp Image 2020 03 27 at 6.25.32 PM 1WhatsApp Image 2020 03 27 at 6.25.31 PM
"Kita meminta pelaku pasar seperti toko-toko kebutuhan bahan pokok tetap buka, walau kini terjadi wabah Covid-19, tetapi tetap waspada. Terapkan selalu cuci tangan dan bersih-bersih, bila perlu lakukan penyemprotan disinfektan dan jaga jarak, gunakan masker. Insya Allah kita selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta A'la," ujar Bupati. Dia mengingatkan, kondisi wabah covid-19, jangan jadi ajang spekulasi mengambil keuntungan pribadi. Sebaliknya, Atbah mengajak, kondisi cobaan Covid-19 ini menjadi ajang untuk berbuat banyak kebaikan social. "Kami Pemerintah Daerah mengingatkan jangan sampai kondisi ini dimanfaatkan untuk memperkaya diri dengan menaikkan harga barang diluar batas kewajaran. Jangan terjadi penimbunan kebutuhan pokok. Masyarakat pun kami imbau tidak panik dalam menyikapi kondisi ini, berbelanjalah yang sewajarnya," tutur dia. Atbah mengingatkan, jika didapati oknum masyarakat, atau pelaku usaha melakukan penimbunan atau menaikkan harga kebutuhan pokok diatas batas kewajaran, dikhawatirkan akan berhubungan dengan aparatur penegak hukum. Dia menyebutkan bahwa Pemerintah memiliki satgas pangan. "Menyikapi kondisi, jangan panik. Pemerintah terus berupaya agar ketersediaan kebutuhan pokok kita selalu tersedia. Bagi para pelaku usaha, saya mengajak, moment ini untuk berbuat kebaikan, untuk beramal shadaqah. Bukan sebaliknya, bukan untuk mengeruk keuntungan yang berlipat-lipat. Minimal dengan harga yang wajar, tidak menaikkan harga melebihi batas normal, itu sudah bagian dari berbuat kebaikan," ingat dia. Hasil pantauan di wilayah Paloh, Tangaran dan Teluk Keramat, dipastikan kebutuhan pokok masih stabil terpenuhi. Hanya saja untuk komoditas gula terjadi kenaikan harga.

Author - ZULPIAN
Editor - Tim website sambas.go.id

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 66 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: