www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
COVID19

Perketat Pengawasan Lintas Orang, Rapid Test ASN

E-mail Cetak PDF
Harapan agar Kabupaten Sambas senantiasa berada di zona hijau
WhatsApp Image 2020 05 05 at 2.36.01 AMPemerintah Kabupaten Sambas berupaya keras menangkal penyebaran wabah covid 19 di Kabupaten Sambas agar tidak masuk menjadi zona merah. Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH meminta tim gugus tugas Covid 19 Kab Sambas melakukan langkah pengamanan ekstra ketat dan semakin waspada. Yang menjadi perhatian saat ini, Bupati mengingatkan agar ASN mengindahkan himbauan Pemerintah terkait aktifitas perjalanan.
Atbah meminta para ASN yang berdomisili diluar Kabupaten Sambas, terutama berasal dari Pontianak dan daerah dengan zona merah atau tingkat kasus konfirmasi covid 19 tinggi, memberikan perhatian dan kerjasama yang baik. Itu menurut dia guna memutus mata rantai covid 19 tidak masuk ke kab sambas.
“ASN masih banyak yang melakukan perjalanan dari domisili mereka di pontianak ke kab sambas. Ini menjadi perhatian kami, pimpinan OPD kami himbau melaporkan jajarannya, dan segera kita lakukan rapid test,” ujar Bupati saat melihat ASN di rapid test di Posko Covid 19 Kab Sambas, Senin (4/5).
Didampingi Sekda Kab Sambas Fery Madagaskar, Kepala BKPSDMAD Fatma A, Kadis Kesehatan, Fatah M dan beberapa pejabat lainnya, Bupati melihat langsung 5 Aparatur Sipil Negara Kab Sambas melakukan test cepat atau rapid test. 4 ASN usai melakukan perjalanan dari Kota Pontianak, dan 1 ASN asal Singkawang dengan riwayat memiliki sanak keluarga yang telah terkonfirmasi covid 19 di singkawang.
“Penting untuk ASN memperhatikan aturan yang dikeluarkan pemerintah. Termasuk Pemerintah Kab Sambas meminta ASN tidak dulu melakukan perjalanan pulang pergi Sambas Pontianak, ini untuk kebaikan bersama, agar kita pastikan mereka benar-benar bebas dari wabah ini,” sebut dia. Saran dari Bupati, ASN yang rutin melakukan perjalanan pulang pergi itu, memboyong keluarga ke Sambas atau work from home. Walaupun hasil test cepat yang melibatkan 5 ASN itu, non reaktif, Atbah mengingatkan sekarang kasus Orang Tanpa Gejala meningkat.
“Pemerintah Kab Sambas seoptimal munkin agar Kab Sambas tidak tertular dan tidak menularkan, langkah yang kita ambil semakin memperketat akses masuk ke kab sambas,” tutur dia. Himbauan lain orang nomor satu kab sambas itu yakni melarang ASN berpergian keluar Kab Sambas, terutama jika tidak terdapat keperluan mendesak. Harapan dia, kab sambas senantiasa berada di zona hijau.
“Ini bisa jadi masih permulaan. Karenanya saya selalu mengingatkan kita semua, tim gugus, kedepannya, kita semakin ekstra ketat, ekstra waspada, ekstra masif melakukan langkah penanganan covid 19. Pemda juga berencana melakukan pengetatan penjagaan pos pemantauan di Semelagi, Kec Selakau, Pos Aruk Sajingan Besar maupun pos lain seperti di Subah,” paparnya. H-10 Lebaran dan H+7 Lebaran, pemeriksaan terhadap masyarakat yang akan masuk di Kab sambas, semakin diperketat.
Rapid test juga segera disiapkan di pos pemantauan. Jika hasilnya reaktif, para pelintas, diingatkan dia disediakan ruang isolasi di RS Pratama Puringan Kec Teluk Keramat. “Pengetatan penjagaan di pos pemantauan kita agendakan pertengahan mei hingga akhir mei. Kita libatkan satuan tugas mulai dari pemda, dan TNI Polri,” ingat Atbah.

Author - ZULPIAN
Editor - Tim Website sambas.go.id

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 102 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: