www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
HUT RI 75

Penuhi Kebutuhan Pokok Kecamatan Perbatasan

E-mail Cetak PDF
WhatsApp Image 2020 07 02 at 3.46.00 PM 1Pemerintah Kabupaten Sambas didukung penuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melakukan upaya pemenuhan kebutuhan pokok warga di wilayah kecamatan perbatasan dengan negara tetangga. Yakni dengan melakukan pengajuan kepada pihak tetangga guna mensuplai masuk kebutuhan pokok yang diperlukan warga perbatasan. Kamis (2/7) Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH menyaksikan transaksi penyerahan barang kebutuhan pokok oleh pihak malaysia kepada warga di perbatasan kecamatan sajingan besar.
Hadir Pejabat Daerah Lundu Sarawak Malaysia, Konsul Ekonomi KJRI Kuching, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Pemprop Kalbar, Kepala Dinas Perindag Kalbar, Kadis Kumindag Sambas, Camat Sajingan Besar, Camat Paloh, Forkopimcam Sajingan Besar, Kepala Pengelola PLBN Aruk dan tamu undangan. Dalam sambutannya, Bupati Sambas mengapresiasi upaya pemerintah provinsi kalimantan barat dan Konsulat Jenderal RI Kuching untuk memenuhi kebutuhan masyarakat perbatasan kecamatan sajingan besar.
WhatsApp Image 2020 07 02 at 3.47.48 PMWhatsApp Image 2020 07 02 at 3.46.00 PMWhatsApp Image 2020 07 02 at 3.46.01 PMWhatsApp Image 2020 07 02 at 3.46.03 PMWhatsApp Image 2020 07 02 at 3.46.02 PMWhatsApp Image 2020 07 02 at 3.46.02 PM 1WhatsApp Image 2020 07 02 at 3.46.01 PM 1
Kata dia, ditengah pandemi ini, berbagai upaya telah dilakukan secara bersama antara pemerintah provinsi dan pemkab sambas. "Pemerintah Daerah Kab Sambas berterima kasih kepada ketua menteri serawak berkenan memberikan kelonggaran untuk mendatangkan kebutuhan pokok bagi masyarakat perbatasan. Terima kasih kepada Gubernur Kalbar, pihak KJRI dan semua pihak yang terlibat atas terealisasinya upaya ini," ungkap Bupati.
Kadis Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kab Sambas H Musanif mengatakan, mekanisme masuknya barang ini adalah melalui prosedur Kartu Identitas Lintas Batas. Seyogyanya sebut dia, masyarakat perbatasan sudah terbiasa melakukan perdagangan tradisional lintas batas. "Karena covid 19 ini, kegiatan itu terdampak juga. Sehingga diambil langkah ini, dengan mekanisme tetap menggunakan KILB," tutur dia.
Hal ini lanjut dia semata-mata guna mengedepankan kepentingan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan barang kebutuhan pokok. Sebut Kadis Kumindag, langkah pemda ini menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat perbatasan.

Author - ZULPIAN
Editor - Tim Website sambas.go.id

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 139 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: