www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
HUT RI 75

Mendagri Pimpin Rakor Persiapan Pilkada Kalbar

E-mail Cetak PDF
WhatsApp Image 2020 07 20 at 9.55.38 PMBupati Sambas, H. Atbah Romin Suhaili, Lc. MH, turut menghadiri rapat koordinasi pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak di Kalimantan Barat yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri, H. Tito Karnavian di Pontianak, Ahad (19/7). Rapat diikuti Gubernur dan Forkopimda Kalbar, 14 Kepala Daerah se Kalimantan Barat dan jajaran Forkopimda Kabupaten Kota se Kalbar.
Kabupaten Sambas, merupakan daerah yang melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak pada desember 2020 nanti. Kabupaten Sambas merupakan satu dari 7 kabupaten di Kalbar yang menggelar pilkada serentak. Dana yang dialokasikan untuk pesta demokrasi memilih pemimpin daerah itu mencapai 61,93 Milyar Rupiah. Rinciannya, KPU 41,28 Milyar rupiah, Bawaslu 15,39 Milyar rupiah, Pengamanan TNI Polri mencapai 5,25 Milyar rupiah, yakni Kodim 1208 sambas 1 Milyar rupiah dan Polres Sambas 4,25 Milyar Rupiah.
Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH mengatakan, pada rapor tersebut, Mendagri memastikan semua daerah telah melakukan persiapan pendanaan untuk pelaksanaan Pilkada serentak desember 2020 nanti. "Mendagri mengabsen semua daerah yang melakukan pemilihan kepala daerah serentak nanti di Kalbar. Pak Menteri ingin memastikan pelaksanaan pemilukada di Kalbar berjalan aman, lancar tanpa hambatan dan pemilihan yang benar-benar jujur dan adil, berkualitas," terang Bupati.
WhatsApp Image 2020 07 20 at 9.55.38 PM 1WhatsApp Image 2020 07 20 at 9.55.39 PMWhatsApp Image 2020 07 20 at 9.55.39 PM 1
Diakui Bupati, Sambas belum 100 persen menghibahkan dana untuk pelaksanaan pemilukada 2020 kepada beberapa penyelenggara pemilukada nanti. Data yang dilaporkan Badan Keuangan Daerah Kab Sambas kepada Bupati, hingga 16 Juli 2020 baru, terealisasi 48,50 Milyar Rupiah dari total 61,93 milyar rupiah. "KPU sudah 100 Persen, Bawaslu 6,21 Milyar atau 40 persen, Kodim 1208 dari 1 Milyar baru terealisasi 19 Persen," ungkap Bupati.
Terkait kekurangan pendanaan pada bawaslu sebanyak 9,18 milyar rupiah atau 60 persen, Bupati mengatakan, tetap akan segera Pemda bayarkan secepatnya. Kondisi ini sebut dia dipengaruhi cashflow Pemerintah Daerah Kab Sambas. "Insya Allah segera cashflow kita mencukupi, kita penuhi semuanya. Penyaluran dana untuk pengamanan pada polres sambas, sedang kita proses juga, ini karena kita menunggu persyaratan administrasinya lengkap," terang Bupati.
WhatsApp Image 2020 07 20 at 9.56.02 PMWhatsApp Image 2020 07 20 at 9.56.02 PM 1WhatsApp Image 2020 07 20 at 9.56.03 PM
Kepala Bakeuda Kab Sambas, H. Robby mengatakan mengapa Kab Sambas belum merealisasikan sisa pendanaan pilkada pada beberapa komponen penyelenggara, dikarenakan beberapa hal teknis yang tidak bisa dihindari. Satu diantaranya sebut dia saldo kas Pemda Kab Sambas pertengahan juli 2020 didominasi dana alokasi khusus fisik dan non fisik yang sekarang dalam proses untuk disalurkan. "Pada prinsipnya Pemerintah Kabupaten Sambas tidak punya niat untuk memperlambat proses yang ada, tetapi disaat bersamaan, kita juga sedang mempersiapkan proses keuangan lainnya seperti untuk penyaluran DAK Fisik maupun Non Fisik yang juga harus mendapat perhatian penyalurannya," ungkap Kepala Bakeuda.
H Robby juga mengungkapkan, Pemda Kab Sambas telah menganggarkan pendanaan untuk penanganan pandemi covid 19 dari hasil realokasi dan refocussing pada APBD Tahun Anggaran 2020 sebesar 25,03 milyar rupiah. Peruntukkanya seperti penanganan kesehatan sebesar 15,95 milyar, penanganan dampak Ekonomi sebesar 2,4 milyar dan penyediaan jaring pengaman sosial mencapai 6,62 milyar. "Dari anggaran tersebut, per 30 juni 2020 sudah terealisasi 37,84 persen atau 9,47 milyar rupiah," papar dia.

Author - ZULPIAN
Editor - Tim Website sambas.go.id

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 116 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: