www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
HUT RI 75

Capaian 21 Tahun Perpindahan Ibukota Kabupaten Sambas

E-mail Cetak PDF
WhatsApp Image 2020 07 22 at 3.14.12 PMPerayaan Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Sambas ke-389 dan 21 tahun Perpindahan Ibukota Kabupaten Sambas dari Singkawang ke Sambas, digelar secara sederhana. Diingatkan Bupati Sambas, H. Atbah Romin Suhaili, Lc. MH, dibalik kesederhanaan itu, terdapat keberkahan atas perjuangan pendahulu dan penggagas perpindahan ibukota.
Hingga saat ini, dijelaskan Bupati, banyak keberhasilan program dan kegiatan yang telah dilaksanakan pemerintah kabupaten sambas, bertujuan mendukung visi kabupaten sambas mewujudkan kabupaten sambas yang berakhlakul karimah, unggul dan sejahtera.
"Semua capaian hingga saat ini, tidak serta merta tercapai apabila tanpa dukungan, kerjasama dan peran serta semua komponen, semua pihak. Hubungan yang terjalin harmonis, meringankan langkah pemerintah kab sambas menjalankan roda pemerintahan dengan lebih profesional, tertib aturan, tepat sasaran dan berakuntabilitas," terang dia.
Hadirnya tata kelola pemerintahan yang baik, diungkapkan Bupati, dibuktikan dengan capaian membanggakan dengan torehan raihan opini wajar tanpa pengecualian dari badan pemeriksa keuangan untuk laporan APBD tahun 2018 dan 2019. "Capaian itu mempunyai pengertian konkrit dan nyata, bahwa seluruh pengelolaan keuangan dilaksanakan pemerintah kabupaten sambas telah melalui prosedur dan mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan. Dan insya Allah kedepannya nanti dapat kita pertahankan kembali," ujar Bupati.
Kondisi lainnya, ungkap Bupati, pembuktian kinerja pemerintah kab sambas telah berjalan pada jalur yang tepat semakin terlihat, yakni januari 2020, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memberikan nilai B pada sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan atau SAKIP. "Ini menunjukkan pemkab sambas telah dianggap baik dalam melakukan integrasi dari sistem perencanaan sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan," jelas Bupati.
Pemda Kab Sambas, diklaim Bupati, hingga pertengahan tahun 2020 telah berhasil melakukan pembinaan kepemerintahan terhadap pemerintahan desa. Yakni dalam rangka mengarahkan dan menumbuhkembangkan kemauan desa bergerak menuju kemandiriannya, memperlihatkan tren perkembangan yang positif. "Tren positifnya, tergambar dalam peningkatan indeks desa membangun di kabupaten sambas, mulai ketahanan sosial, ketahanan ekonomi dan ketahanan lingkungan yang merupkan standar tolak ukur yang harus dipenuhi oleh masing-masing desa," sebut dia.
Dari 193 desa, saat ini terdapat 38 desa dengan kategori mandiri, 73 desa dengan kategori maju, 81 desa dengan kategori berkembang dan 1 desa masih berada pada posisi kategori desa tertinggal. Kondisi itu, mendeskripsikan dengan jelas, bahwa peningkatan indeks desa membangun di kabupaten sambas secara keseluruhan telah berada dalam kategori baik. "Pengakuan lainnya juga diberikan kepada kabupaten sambas, seperti seni tari tandak sambas, ratib saman dan budaya saprahan, telah ditetapkan kementerian pendidikan dan kebudayaan RI sebagai warisan budaya tak benda indonesia," tutur dia.
Budayawan Kab Sambas, Muin Ikram ditetapkan dan diakui oleh Gubernur Kalbar, Gabsis berhasil mewarnai kancah sepakbola nasional kategori Usia 15 sebagai runner up di piala soeratin 2020 dan kinerja kecamatan sambas dinilai sangat baik dari sekian banyak kecamatan-kecamatan yang ada di Kalimantan Barat setelah ditetapkan sebagai juara pertama lomba kecamatan teladan tingkat provinsi kalbar.
Pemerintah Kabupaten Sambas melakukan terobosan-terobosan pengoptimalan peluang-peluang yang ada guna maksimalisasi PAD. Diantaranya pengembangan dan ekspor komoditi andalan kab sambas, baik pertanian, perikanan, industri kerajinan serta produk lainnya. "Saat ini kab sambas telah melakukan kegiatan ekspor komoditi andalan ke negara tetangga, dimulai akhir 2019 hingga februari 2020 dan telah menghasilkan devisa sebesar 2 milyar, 422 juta 423 ribu 300 rupiah. Dan terus kita berupaya agar terjadi peningkatan devisa," tegas dia.
Sektor pertanian, Kabupaten Sambas meluncurkan beras unggulan sambas yang diupayakan menembus pasar dengan merek dagang Lunggi Mas, dengan harga terjangkau dan mutu terbaik. Harapan Bupati, beras lokal merek dagang sambas didukung penuh masyarakat kab sambas. "Harus kita yang mendukungnya, dengan menggunakan dan bersama-sama mempromosikan beras lunggi mas untuk kebutuhan pokok sehari-hari," ingat dia.

Author - ZULPIAN
Editor - Tim Website sambas.go.id

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 114 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: