www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Angkat Sumpah PNS, Bupati Ingatkan 5 Hal

E-mail Cetak PDF
WhatsApp Image 2020 08 23 at 13.45.10347 Calon PNS diangkat sumpahnya menjadi PNS oleh Bupati Sambas, H. Atbah Romin Suhaili, Lc. MH. Gelaran Upacara Pengambilan Sumpah Janji PNS digelar di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Rabu (19/8). Mengikuti protokol kesehatan Covid 19, upacara dibagi dua sesi. Peserta mengenakan masker dan melalui screening pemantauan suhu badan oleh dinas kesehatan kab sambas.
"Karena kapasitas ruangan yang ada tidak memunkinkan untuk kita gelar sekaligus, pengambilan sumpah PNS ini kita bagi dua sesi," ujar Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan SDM dan Aparatur Daerah Kab Sambas, Hj. Fatma A. Dia memastikan, gelaran upacara itu telah mengikuti standar protokol kesehatan. Mulai dari penggunaan masker, jarak fisik maupun petugas kesehatan yang memantau suhu tubuh peserta.
Disebutkan fatma, aparatur yang diambil sumpah berasal dari CPNS pengadaan tahun anggaran 2018 lalu dan beberapa ASN yang belum mengikuti sumpah. "Saya ucapkan selamat, telah mengambil sumpah janji PNS, kinerja dan tanggung jawab sudah menunggu untuk membangun daerah ini," ujar Kepala BKPSDMAD.
Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH mengingatkan 5 hal bagi PNS yang baru diambil sumpah janjinya. Dikatakan dia, PNS adalah abdi negara dan abdi masyarakat. "PNS dituntut setia dan taat kepada pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Pemerintah Republik Indonesia. Kesetiaan dan ketaatan tidak hanya sebatas ucapan, tapi diperlukan bukti nyata," ujar Bupati saat menyampaikan peringatan pertama.
Hal kedua yang menjadi point dari Bupati mengenai hak dan kebebasan para ASN. Atbah menyebutkan, memasuki korps PNS, sebagian hak dan kebebasan yang dimiliki, secara tidak langsung telah diserahkan kepada negara dan pemerintah. "Dalam setiap sikap dan perilaku saudara, selalu dituntut memperhatikan rambu-rambu yang berlaku, PNS dituntut mengedepankan kepentingan negara, mengayomi dan melayani masyarakat, hingga dilarang berpartai," sebut dia.
WhatsApp Image 2020 08 23 at 13.45.10 1WhatsApp Image 2020 08 23 at 13.45.11WhatsApp Image 2020 08 23 at 13.45.11 1
Point ketiga dari Bupati, mengenai sikap PNS terhadap kerahasiaan yang menurut kedinasan harus dirahasiakan. Dijelaskan Bupati, kondisi ini bukan untuk mengebiri azas keterbukaan. "Kerahasiaan yang dimaksud lebih mengarah pada upaya atau kemampuan memilah antara informasi yang perlu disampaikan atau tidak kepada masyarakat. Erat kaitannya dengan dampak yang akan timbul, disinilah diperlukan kemampuan kejelian dan sensitifitas yang tinggi dari PNS," pesan Bupati.
PNS lanjut Bupati pada point keempat yang menjadi penegasannya, diminta berperilaku jujur. Sikap ini tegas Bupati sejalan dengan posisi atau kedudukan sebagai abdi negara dan masyarakat. "PNS dituntut memberikan pelayanan yang seadil-adilnya kepada masyarakat, perilaku jujur sangat penting guna menunjang hal ini," tegas Bupati.
Hal terakhir yang dipesan Bupati, syukuri atas capaian dipercaya menjadi PNS. Kata Bupati, profesi ini banyak yang meminatinya. "Ramai yang ingin menjadi PNS, bisa dilihat dari antusias warga mendaftar sebagai pelamar, lowongan hanya sekian, yang melamar ribuan. Ini membuktikan, bahwa anda yang telah mengambil sumpah menjadi PNS, harus banyak bersyukur dengan bekerja sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab," ingat Bupati.

Author - ZULPIAN
Editor - Tim Website sambas.go.id

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 28 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: