www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Khitanan Massal Desa Tengguli

E-mail Cetak PDF

*** Bupati Minta Ortu Perhatian Tumbuh Kembang Anak-Remaja

simbolis

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc, melakukan kunjungan kerja ke Desa Tengguli Kec Sajad, Rabu (13/7). Bupati didampingi Ketua IDI Kab Sambas, dr Fatah dan Camat Sajad H Bahtiar. Kunker Bupati Sambas dalam rangka menghadiri khitanan massal atau sunatan massal bagi 36 anak-anak Desa Tengguli dan sekitarnya. Dikatakan dr Fatah, khitanan massal bagian dari agenda kerja Ikatan Dokter Indonesia Kab Sambas, dalam rangka mewujudkan tanggung jawab sosial IDI bagi Kab Sambas.

Desa tengguli sebut dia menjadi desa kelima sasaran khitanan massal IDI Kab Sambas. "Kegiatan khitanan ini sebagai bagian kami IDI turut berpartisipasi pada pembangunan kab sambas," ujar dr Fatah. Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan khitanan massal tersebut. Dia berbagi pengalaman masa kecilnya terkait khitanan. "Alhamdulillah, sekarang ini banyak yang perduli dengan khitanan, insya Allah kegiatan seperti ini membantu warga kita yang memang kurang mampu. Dulu orang tua kita harus menabung dulu untuk khitanan kita," jelas dia.

Diterangkan Bupati, banyak manfaat dari berkhitan. Sehubungan dengan momentum khitanan massal tersebut, Atbah meminta para orang tua memberikan perhatian pada tumbuh kembang anak-anak dan remaja mereka. Bupati mengingatkan agar menjaga Lidah dan Kemaluan. "Rasulullah berpesan agar kita menjaga dua hal, yaitu lidah dan kemaluan kita," ujar dia.

Diakui dia, memang susah menjaga dua hal tersebut diatas. Contoh dia ghibah, atau senang membicarakan keburukan atau kejelekkan orang lain. "Ghibah itu seperti memakan daging teman atau saudara kita sendiri. Jadi mulai sekarang mari kita jangan membicarakan kelemahan orang lain," tutur dia. Kembali dihubungkan dengan khitanan, Bupati menyebutkan, ketika sudah dikhitan, fase anak menuju remaja, sehingga pola prilaku dan pergaulan mereka perlu menjadi perhatian bersama para orang tua.

"Jaga kampung kita, jaga daerah kita dari aib, terutama dari pergaulan seks bebas, jangan hamil diluar nikah, karena itu aib. Jika banyak aib, berdampak bagi nikmat rizki kampung, bagi daerah kita," ujar dia. Dikatakan Bupati, aib tersebut diibaratkan dia mengotori kampung, menghilangkan keberkahan kampung. Dosa dari aib tersebut, lanjut dia akan menyulitkan orang mencari rezeki dan berkah. "Mari kita jaga daerah kita, kita jaga akhlak dan prilaku kita dan keluarga kita, kita jaga amalan ibadah kita, insya Allah, daerah kita akan diberkahi, pembangunan kita akan semakin baik," ajak dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 36 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: