www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Kalimantan Komitmen ODF

E-mail Cetak PDF
sambasDesa Kalimantan Kecamatan Paloh menggelar deklarasi bebas buang besar sembarangan atau open defecation free, Rabu (6/11). Deklarasi dibacakan langsung Pj Kades Kalimantan, dan para kadus se Desa Kalimantan Paloh. Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili Lc MH menyaksikan langsung pembacaan Deklarasi itu, dan turut menandatangani Komitmen bersama deklarasi dimaksud.

Desa Kalimantan menjadi desa ketiga di tahun 2019 di Kabupaten Sambas yang melakukan komitmen ODF. Untuk kecamatan Paloh, Desa Kalimantan yang menjadi yang pertama. Camat Paloh, Suhaimi, mengatakan, dia bersyukur di wilayah binaannya telah ada yang mendeklarasikan ODF. “Saya mengapresiasi deklarasi ODF ini, Kalimantan menjadi desa pertama di Kecamatan Paloh yang melakukan deklarasi,” tutur dia.

Suhaimi mengatakan, ini menunjukkan warga atau masyarakat sudah memiliki komitmen untuk hidup sehat. Guna mendorong desa lain menuju hidup sehat, Camat menyebutkan, akan melakukan gebrakan-gebrakan lainnya. “Saya mewacanakan agar ijin mendirikan bangunan baru, syaratnya harus membangun toilet sehat,” ungkap dia.

Pada prinsipnya jelas Camat, pihak kecamatan telah berupaya mendorong warga untuk berbenah menuju masyarakat sehat. Dikatakan dia, banyak dampak positif dari digelarnya ODF. “Saya yakin, setiap wilayah yang telah menggelar Deklarasi ODF, dampak positifnya bagi pembangunan dan kemajuan di bidang kesehatan akan tercapai,” terang dia.

Bupati meminta, ajang Deklarasi ODF tonggak momentum semua warga yang ada di Desa Kalimantan peduli akan kesehatan diri dan masyarakat. Atbah menyebutkan, akal, jiwa dan rohani yang sehat, hanya ada didalam tubuh yang sehat. “Rasulullah telah mengajarkan dan mencontohkan agar kita menjadi ummat yang tidak senang dengan sakit. Didalam tubuh yang sehat, insyaAllah akal jiwa dan rohani kita juga sehat,” ujar dia.

Dia mengingatkan semua warga agar melakukan gerakan masyarakat hidup sehat atau germas. Menurut dia, Germas patut untuk diterapkan dalam pola hidup sehari-hari. “Harus rajin bergerak, rajin makan buah dan sayuran. Hindari pola hidup yang tidak sehat, cari tahu bagaimana pola hidup bersih dan sehat,” pinta dia.

Syamsul, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan menyebutkan, dari data kesehatan yang ada, penyakit yang timbul akibat pola BAB sembarang rata-rata diare. Dia menegaskan, dengan adanya Deklarasi ODF, memberikan efisiensi penghematan anggaran kesehatan. “Dengan Deklarasi ODF ini, insyaAllah bisa didapat penghematan yang besar terhadap pembiayaan dana kesehatan,” terang dia.

Pola hidup sehat dan aspek ODF pun sebut dia, sudah ditegaskan dalam ajaran agama. Syamsul memaparkan, Rasulullah telah mengajarkan doa masuk dan keluar dari Toilet. “Kita lihat, dalam ajaran agama, ada doa masuk dan keluar dari toilet. Itu artinya, keberadaan toilet penting untuk kehidupan kita,” tegas dia.

Dia mengajak masyarakat mulai menabung untuk membuat WC sederhana dan sehat. Dengan ODF lanjut dia, telah mendukung Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. “Dengan adanya deklarasi ODF, kita telah mendukung aspek pembangunan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Dinas terus mendorong agar semua desa di Kab Sambas bisa menggelar deklarasi ODF, hingga saat ini sudah ada 71 Desa yang ODF, atau 36 persen dari jumlah desa yang ada,” papar dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 77 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: