www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
COVID19

Semua Lawan dan Perangi Stunting

E-mail Cetak PDF
stunting dinas pendidikanBupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH, meminta semua komponen masyarakat mendukung upaya pemerintah menanggulangi masalah stunting atau gangguan kesehatan berupa tumbuh kembang kerdil. Kabupaten Sambas lanjut dia, masih berkutat dengan masalah stunting. Disarankan dia, agar kondisi stunting Kab Sambas bisa diselesaikan dengan baik, semua komponen harus bersama bahu membahu melawan dan memerangi stunting.
Bupati mengapresiasi semua unit kerja yang telah berupaya melakukan penurunan angka stunting di Kab Sambas, mulai dari dinas kesehatan, pendidikan dan dinas lainnya yang dalam program kerjanya menurunkan angka stunting baik langsung maupun tidak langsung. “Untuk menangani masalah stunting ini, diperlukan upaya massif dan oleh seluruh komponen masyarakat,” ujar dia.

Seperti yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Sambas Bidang PAUD dan PNF bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kab Sambas menggelar Bimbingan Teknis Pendidikan Keluarga Dalam Rangka Penurunan Angka Stunting atau tumbuh kembang tubuh kerdil. “Pendidikan keluarga sangat memerlukan pengetahuan guna membijaki, atau mengetahui apa itu stunting. Bagaimana pola asuh yang diperlukan guna terhindar dari stunting. Nah ilmu-ilmu atau pengetahuan seperti itu harus dimiliki para orang tua guna terhindar dari Stunting,” tegas dia.

Pola pengasuhan yang baik, lanjut dia adalah pengasuhan yang dilakukan terhadap anak khususnya pada 1000 hari pertama hidup. Itu tegas dia merupakan intervensi terhadap penurunan angka stunting. Atbah mengatakan, Bimtek dengan menghadirkan narasumber yang sudah dilatih ditingkat nasional dilaksanakan guna mewujudkan Anak Indonesia khususnya Kab Sambas sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia. “Harapan kita kepada seluruh peserta bimtek nantinya menjadi duta mensosialisasikan dan mengimplementasikan secara efektif dan efisien dalam lingkungan atau lembaga yang dipimpin masing-masing,” tegasnya.

Dia berharap, semua individu masyarakat kab sambas memiliki pengetahuan terkait pola pengasuhan terutama pada 1000 hari pertama hidup. Diucapkan dia, masa-masa emas generasi penerus bangsa tidak bisa diulang. “Generasi emas yang sedang kita siapkan saat ini dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak cerdas, sehat dan ceria. Para pelaku pendidikan, hingga PKK Kecamatan dan Desa agar terus berperan aktif dalam pendidikan keluarga pada 1000 hari pertama hidup yang pengasuhannya sudah mulai dilakukan sejak anak dalam kandungan hingga usia 1000 hari. Bahkan ketika atau sejak merencanakan kehamilan sudah benar-benar dipersiapkan dengan baik,” papar dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 46 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: