www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

PKK Komitmen Berantas Buta Aksara

E-mail Cetak PDF

SAMBAS – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Sambas berkomitmen berantas angka buta aksara. Ketua TP PKK, Hj Naskah Burhanuddin A Rasyid, Jumat (22/1) mengatakan sejak tahun 2006 hingga 2009 telah dibentuk dan melakukan pembinaan terhadap kelompok keaksaraan fungsional.“Selama tiga tahun kami telah membentuk 18 kelompok tersebar di beberapa kecamatan. Hal ini merupakan bentuk nyata gerakan TP PKK menjadi mitra pemerintah, khususnya bidang pendidikan,” katanya.

Ia menegaskan tinggi rendahnya tingkat kualitas sumber daya manusia ditentukan indikator angka buta aksara. Perhatian TP PKK Kabupaten Sambas terhadap keaksaraan fungsional ini sebagai perwujudan dari sepuluh program pokok PKK yang salah satunya mendukung pembangunan pendidikan,” tegasnya. Ketua Gerakan Nasional Orang Tua Asuh ini menyebutkan tahun 2006 dibentuk delapan kelompok tersebar di Kecamatan Sambas tiga lokasi, dua di Kecamatan Sebawi, dua di Kecamatan Tebas, dan satu di Kecamatan Semparuk. Sedangkan, katanya, tahun 2008 masing-masing satu di Kecamatan Selakau, Teluk Keramat, Galing, Jawai Selatan, dan Paloh dan tahun 2009 masing-masing satu kelompok di Kecamatan Semparuk, Teluk Keramat, Sebawi, Sambas dan Pemangkat. “Berdasarkan data penelitian tahun 2003 Kabupaten Sambas memiliki 4.012 orang terancam putus sekolah. Upaya kami di GN-OTA tahun 2009 telah memberikan memberikan bantuan dana dan terakhir tersisa dua ribu lebih orang,” sebutnya.

Naskah mengemukakan TP PKK kecamatan telah membentuk dan menggerakkan kelompok keaksaraan fungsional di masing-masing kecamatan. “Pembentukan kelompok tersebut merupakan kerjasama TP PKK Propinsi dan TP PKK Kabupaten. Kami berharap, gerakan yang kami lakukan memberikan sumbangsih nyata memberantas buta aksara,” harapnya.Plt Asisten II Syaiful Djamil memberikan apresiasi tinggi terhadap TP PKK Kabupaten Sambas. Menurutnya, gerakan ini merupakan upaya nyata yang di harus didukung seluruh pihak.“Pemerintah daerah masih dihadapi masalah tingginya angka buta aksara. Kami sangat berterima kasih terhadap semua komponen yang memberikan partisipasi nyata terhadap semua aspek pembangunan termasuk masalah pendidikan ini,” tuturnya. (riq)

 

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 85 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: