Dekranasda Siapkan SDM Perajin Unggul

Cetak
dekranasdaDalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia Perajin unggul mengembangkan warisan tradisi masyarakat kab sambas, Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kab Sambas telah mengambil langkah strategis. Diantaranya dengan mengadakan lomba desain motif kain tenun sambas tahun 2018. Hal itu dikemukakan Ketua Dekranasda Kab Sambas, Ny Hj Lusyanah Kosasih.
Gelaran lomba tersebut, sebut dia, baru pertama kali digelar Dekranasda. Tema tahun 2018 adalah Pesona Keindahan dan Kearifan Lokal Sambas Dihamparan Kain Tenun. “Kita mengajak masyarakat khususnya kab sambas meningkatkan daya kreasi dan inovasi masyarakat guna menimbulkan kepedulian dan kecintaan terhadap warisan budaya ini,” ujar Lusyanah Kosasih saat pengumuman Pemenang Lomba Desain Motif Kain Tenun Sambas Tahun 2018 di Galeri Dekranasda Kab Sambas, Sabtu (8/12).

Dijelaskan dia, ada beberapa kriteria dalam perlombaan itu. Diungkapkan Istri Bupati Sambas itu, desain motif merupakan motif baru tenun sambas yang ditambah modifikasi yang mencerminkan karakteristik kabupaten sambas. “Karakteristik yang kita maksud disini seperi budaya, komoditas unggulan maupun potensi geografis yang berorientasi pariwisata unggulan kab sambas,” terang dia.

Dalam penilaian, dia menyebutkan melibatkan tim juri profesional. Yakni dari yayasan cita tenun indonesia, diketuai Sjamsidar Isa, Quality Control Cita Tenun Indonesia, Didi Budiharjo, Designer Indonesia, dan Dra Koesoemaningsih, Perancang Tekstil. “Kita menginginkan, kegiatan seperti ini memperkaya motif tenun sambas. Kita juga merancang ini kedepannya menjadi ajang promosi agar tenun sambas semakin dikenal secara luas hingga internasional,” papar Lusyanah.

Juara Pertama Motif Rantai Kupu-kupu oleh Nila Vika, Juara Kedua Kain Padang Tibakar Bunge Tanjung oleh Jamian dan Juara Ketiga Motif Setangkai Bunga Kopi oleh Mutia.  Untuk Motif dengan Desain Inspiratif, ada tiga desain, yaitu Motif Beturus Bunga Cabe oleh Erika, Setangkai Bunga Lily oleh Lie Kiang dan Kelenteng oleh Meliana.

Selain itu, ada 7 Motif dikategorikan Desain Unggulan, yakni motif wadah betabur burung oleh Budiana, Permata Hati oleh Erlinda, Padang Tibakar Bunga Tanjung oleh Nurbaini, Serong Bunga Cempaka oleh Dra Wafida MPd, Intuyut atau Kantor Semar oleh Andri Hidayat, Kemegahan Mesjid Jami di Tanah Sambas oleh Ardian dan Bunga Silimpat oleh Nurleli.