www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Buka Peluang Pemuda Perbatasan Kembangkan Perikanan

E-mail Cetak PDF
hamzah wabup dan sulhanSulhan, pemuda Dusun Kuala Baru Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas, lulus seleksi Sekolah Tinggi Perikanan di Jakarta. Lulusan SMA Negeri 1 Jawai ini merupakan anak yatim piatu, yang dibesarkan pamannya, Hamzah, Nelayan Budidaya Ikan Tambak. Pemuda kelahiran Malaysia, 13 Juli, 20 tahun silam ini, akan kuliah di Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta selama 4 tahun tanpa dipungut biaya dengan sistem perkuliahan semi militer.

Artinya mengutamakan kedisiplinan dan tinggal di asrama selama proses pendidikan berlangsung. Untuk biaya hidup dan praktek dilapangan selama di kampus STP Jakarta, nantinya dibiayai oleh Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah SH MH, mengapresiasi capaian Sulhan. “Alhamdulillah, ada perwakilan pemuda dari Kab Sambas yang mendapat pendidikan gratis tersebut. Ini sangat membanggakan, Sulhan menjadi bagian dari 310 orang pemuda seluruh Indonesia yang berkuliah di STP Jakarta,” ujar Wabup saat menerima kunjungan Sulhan dan Pamannya di Ruang Kerja Wakil Bupati Sambas beberapa waktu lalu.

Harapan dia, kedepannya, semakin banyak pemuda kab sambas yang tertarik mengembangkan kemampuan diri pada bidang perikanan dan kelautan. Karena sebut Wabup, Kab Sambas merupakan daerah perbatasan dengan potensi perikanan dan kelautan yang cukup besar. “Kita memerlukan banyak sumber daya manusia yang memiliki kepedulian untuk mengembangkan bidang perikanan dan kelautan. Insya Allah dengan hadirnya Sulhan dan yang lainnya nanti, kita punya SDM berkualitas untuk mengeksplor potensi itu,” terang Wabup.

Kabupaten Sambas, sejak tahun 2008 telah menetapkan beberapa pengembangan kawasan minapolitan kab sambas, dan beberapa desa di Kecamatan Jawai, Jawai Selatan dan Pemangkat masuk sebagai Kawasan Minapolitan. Dituturkan Hairah, maksud dan tujuan penetapan kawasan tersebut dalam rangka percepatan pelaksanaan pembangunan perikanan budidaya dan program intensifikasi budidaya perikanan di kab sambas.

“Pemerintah Daerah berkeinginan dan terus berupaya meningkatkan produksi perikanan budidaya sebesar 40 persen pertahun. Satu dari beberapa upaya yang dilakukan adalah pendekatan pengembangan kawasan minapolitan,” papar dia. Menurut Wabup, hadirnya Sulhan di pendidikan STP kedepannya, membuka peluang dan memotivasi pemuda-pemudi kab sambas sebagai pemuda perbatasan untuk menjadikan pendidikan perikanan sebagai satu dari beberapa pilihan meneruskan pendidikan.

Hairiah juga berharap ada alokasi khusus buat pemuda pemudi perbatasan seperti kab sambas menempuh pendidikan ikatan dinas lainnya. “Tidak salah menurut saya jika Kab Sambas mendapat perhatian lebih untuk pengembangan SDM pemuda pemudinya. Salah satu faktornya, karena kita adalah daerah perbatasan,” papar dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 54 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: