www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati Ajukan Pengelolaan Bandara Perintis Paloh

E-mail Cetak PDF
rapat bahas bandara di mabes auBupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc mengatakan serius agar pengelolaan Bandara Liku Paloh kedepannya bisa mengakomodir penerbangan perintis. Guna mewujudkan itu, Bupati bersama tim teknis Kabupaten Sambas dan Pemerintah Provinsi Kalbar mengunjungi Markas Besar TNI AU di Cilangkap Jakarta Timur.

Bupati Sambas di dampingi Asisten II Setda Kab Sambas, Kadis Perhubungan Kab Sambas melakukan pertemuan Rapat Koordinasi dalam rangka rencana pengelolaan Bandara Liku Paloh Sambas Kalimantan Barat di Ruang Rapat Disfaskon AU, Gedung Soewoto Soekendar, Mabes TNI AU Cilangkap Jakarta Timur, Senin (14/5).

Dikatakan Bupati Sambas, hasil pertemuan itu, membuahkan hasil yang positif. “Pemkab Sambas mengajukan permohonan pemanfaatan Bandara Liku Paloh sebagai Bandara Perintis kepada Kemenhub guna menunjang pembangunan dan kemajuan Kabupaten Sambas. Hasil pertemuan disini, diperlukan persyaratan yaitu Kesepakatan Bersama dengan TNI AU tentang Penggunaan bersama BMN TNI AU untuk Bandara Perintis Liku Paloh,” ujar Bupati.

Hasil pertemuan itu lanjut Atbah mendapat restu positif dari pemerintah. Rapat yang dipimpin Kadisfaskon AU, Marsekal Pertama TNI Ir Muchtar Mawardi diikuti Tim Aset TNI AU Koops AU I, Lanud Supadio, Ditjen Perhubungan Udara, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemkab Sambas, mendapat dukungan TNI AU dan Kemenhub RI.

“TNI AU dan Kemenhub RI pada prinsipnya mendukung rencana pembangunan dan operasional Bandara Liku Paloh oleh Pemkab Sambas dan Pemprov Kalbar,” sebutnya. Tindak lanjut dari pertemuan di cilangkap ini, ungkap Bupati akan disusun kesepakatan bersama antara TNI AU, Pemprov Kalbar, Pemkab Sambas dan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub RI.

Kesepakatan itu lanjut dia terkait tentang Penggunaan BMN TNI AU Lanud Supadio di Liku Paloh Sebagai Bandara Liku Paloh untuk kegiatan penerbangan perintis di Kab Sambas Kalbar mencakup areal lahan seluas kurang lebih 5 koma 9 hektar. “Pemkab Sambas akan menghibahkan tanah yakni pada tahap II seluas kurang lebih 8,3 hektar yang saat ini diatasnya telah berdiri bangunan kantor BASEOPS, Apron sebagian Taxiway dan Barak Paskhas AU,” papar Bupati.

Bupati berharap keberadaan bandara dimaksud tidak hanya berperan sebagai prasarana pertahanan dan keamanan negara. Tapi ingin dia bisa berperan sebagai prasarana penunjang transportasi udara atau penerbangan perintis. “Sehingga dapat memperdek waktu dari dan ke wilayah Kalimantan Barat khususnya ke Kab Sambas dan sekitarnya,” harap Bupati.

Kadis Perhubungan Kab Sambas Ir H Fery Madagaskar yang ikut pada pertemuan itu menambahkan bahwa Penyusunan draft kesepakatan bersama dan draft perjanjian hibah akan diselesaikan dalam waktu satu minggu terhitung setelah pelaksanaan rapat di cilangkap ini. Dikatakan dia direncanakan penandatanganannya minggu ke empat bulan juni 2019. “Insya Allah tim teknis kita akan bekerja semaksimal munkin agar apa yang kita rencanakan ini sesuai rencana. Mohon dukungan dan doanya,” ujar Fery Madagaskar.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 84 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: