www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

BPH Migas FGD Pemenuhan Kebutuhan Energi di Kalimantan

E-mail Cetak PDF
*** Rencana Pemindahan Ibu Kota
Rencana pemindahan ibukota Negara Republik Indonesia ke Pulau Kalimantan, turut menjadi perhatian Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi. BPH Migas menindaklanjuti hal itu, dalam rangka pemenuhan kebutuhan energi di Kalimantan. BPH Migas menggelar Focus Group Discussion di Serpong, Tangerang, Kamis (4/7).

Beberapa pakar dilibatkan mulai dari politisi Senayan daerah pemilihan Kalbar dan Kaltim, akademisi, peneliti dan pengamat kebijakan publik maupun direktur perkotaan perumahan dan permukiman Bappenas. Tidak semua Bupati Walikota se-Kalimantan yang diundang pada FGD itu. Kepala Daerah yang diundang berjumlah 28 orang, termasuk Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili.

Dikatakan M Fanshurullah Asa, Kepala BPH Migas, rencana pemindahan ibukota negara menjadi perhatian penting BPH Migas. Sesuai UU Migas No 22 Tahun 2001, dia menyebutkan tugas dan fungsi BPH Migas adalah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Pengangkutan Gas Bumi melalui pipa. "Itu dalam suatu pengaturan agar ketersediaan dan distribusi BBM yang ditetapkan Pemerintah dapat terjamin di seluruh wilayah NKRI serta meningkatkan pemanfaatan Gas Bumi didalam negeri" ujar dia.

Dikatakan dia, FGD yang digelar, diharapkan memberikan gambaran dan masukan pemenuhan kebutuhan energi di Kalimantan terkait dengan rencana pemindahan ibu kota. Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili Lc menyebutkan, rencana pemindahan Ibukota negara memang sebaiknya dimatangkan dengan baik. "Pemerintah daerah pada prinsipnya menyambut baik dan siap memberikan dukungan terbaik dalam mewujudkannya. Apalagi dari sisi pemenuhan kebutuhan energinya, kedepannya akan memberikan dampak baik bagi Kab Sambas," tutur Bupati.

Harapan Atbah, Kab Sambas masuk dalam peta rencana induk jaringan trnasmisi gas bumi nasional. Harapan lainnya, dia menuturkan kedepannya Paloh tetap dilirik sebagai tempat pengolahan gas mentah dari blok D Alpha Natuna. "Untuk mensupport energi gas untuk calon ibukota negara, pengelolaan gas blok d alpha natuna memberikan ruang dan peluang, agar daerah kita bisa dijadikan rujukan untuk tempat pengolahan gasnya" harap dia. Bupati yakin, perencanaan itu bisa memberikan banyak manfaat positif bagi daerah dan masyarakat kab sambas.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 60 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: