www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Tinjau Kelayakan Bandara Liku Paloh

E-mail Cetak PDF
Bandara Liku Paloh4 Jenderal TNI Angkatan Udara melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Sambas. 4 Tamu tersebut diantaranya Marsekal Pertama TNI AU Tri Suryono, Marsekal Pertama TNI AU Haryo Kusworo, Marsekal Pertama Engkus Kuswara dan Marsekal Pertama TNI AU Palito Sitorus. Kedatangan Perwira Tinggi Angkatan Udara itu dimulai dengan penyambutan di Kantor Bupati Sambas, Rabu Malam (20/11). Kedatangan pejabat TNI AU itu disambut langsung Bupati Sambas, Wakil Bupati Sambas dan Pejabat Pemda Kab Sambas. Disambut dengan pengalungan Sal Tenun Sambas, Makan Malam dan Ramah Tamah di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Kamis, (21/11), Keempat Jenderal TNI AU didampingi Bupati, Wakil Bupati Sambas dan Pejabat Pemda melakukan pemantauan langsung ke Bandar Udara Liku Kec Paloh. Dilapangan, Rombongan memantau melihat kelayakan dan kesiapan Bandara Liku Paloh untuk dioperasikan. Yang menjadi perhatian keempat jenderal tersebut diantaranya, infrastruktur yang telah terbangun, kualitas dan semua instrumen yang masih diperlukan guna menunjang percepatan pengoperasian bandara liku.

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH mengatakan tahun 2016 Pemkab Sambas telah menghibahkan beberapa Asset, diantaranya berupa tanah di Desa Liku Kecamatan Paloh kepada Kementerian Pertahanan RI melalui TNI AU. Hibah itu lanjut dia untuk keperluan pembangunan bandar udara perintis. "Hibah tanah itu seluas 5,9 hektar, telah ditindak lanjuti oleh TNI dengan membangun Runway serta beberapa bangunan pendukung militer lainnya untuk TNI AU," ujar dia.

Pemerintah Kab Sambas terangnya, sangat mendambakan Bandara Liku Paloh benar-benar difungsikan. Disebutkan Atbah, Pemda terus melakukan upaya-upaya nyata agar Bandara Liku bisa beroperasi secepatnya. "Walaupun keputusan atau ijin operasional berada di pemerintah pusat, Pemerintah Daerah dan tentunya warga sangat berharap agar pembangunan yang Bandara Liku Paloh ini bermanfaat bagi semua kalangan," tuturnya.

Pada ramah tamah, dikemukakan Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah SH MH, legalitasi bandara liku itu telah ada beberapa keputusan Menteri perhubungan. Diantaranya Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 50/OT/pnb-78 tentang Klasifikasi lapangan terbang perintis liku paloh, Keputusan Menhub Nomor KM68/HK.207/phb-83 tentang Klasifikasi lapangan terbang perintis menjadi bandar udara liku Paloh Kelas V. "Serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 11 Tahun 2010 dan PM Nomor 69 Tahun 2014. Pada awalnya bandara liku paloh dikenal sebagai lapangan terbang perintis paloh, sejam dibangun tahun 1976 hingga selesainya pembangunan tahap VI belum pernah diresmikan oleh Departemen Perhubungan maupun Direktorat Jenderal Perhubungan Udara," papar dia.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Wakil Bupati, Bandara liku juga belum pernah ditunggu atau dirawat, pada tahun 2016, kata dia sudah diserahkan kepada TNI AU. Senada dengan Bupati Sambas, Hairiah menyebutkan Pemda telah melakukan upaya-upaya pengembangan Bandara ini. "Mulai dengan pembebasan lahan, melakukan kunjungan kerja ke Mabes TNI AU di Cilangkap, koordinasi, konsultasi dan terus berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait termasuk dengan Pemprov Kalbar. Termasuk membangun perpanjangan Run Way," terang dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 42 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: