www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

POLITEKNIK TERPIKAT SAMBAS BAKAL BERSTATUS NEGERI

E-mail Cetak PDF

Harapan dunia Pendidikan khususnya di Kabupaten Sambas mendapat kabar menggembirakan. Politeknik Terpikat Sambas (Poltesa) yang saat ini statusnya masih swasta yang bernaung di Yayasan Terpikat Sambas beberapa waktu ke depan rencananya akan berubah status menjadi Perguruan Tinggi Negeri, yaitu Politeknik Negeri. Hal ini terungkap dari hasil Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Aula Kantor Bupati Sambas, Kamis, 15 Desember 2011. Forum yang bersejarah bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sambas ini dibuka Wakil Bupati Sambas, Pabali Musa dan menghadirkan Tim Evaluasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) pusat, Wakil Ketua DPRD Sambas, Komisi D dan Komisi A DPRD Sambas yang membidangi pendidikan, Pengurus Yayasan Terpikat Sambas, kalangan Politeknik Terpikat, beberapa pimpinan instansi/SKPD Pemkab Sambas serta tokoh-tokoh masyarakat. Demikian informasi Pemkab Sambas melalui Kepala Bagian Humas, PDE dan Sandi, Zulkifli SP.

Harapan dunia Pendidikan khususnya di Kabupaten Sambas mendapat kabar menggembirakan. Politeknik Terpikat Sambas (Poltesa) yang saat ini statusnya masih swasta yang bernaung di Yayasan Terpikat Sambas beberapa waktu ke depan rencananya akan berubah status menjadi Perguruan Tinggi Negeri, yaitu Politeknik Negeri. Hal ini terungkap dari hasil Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Aula Kantor Bupati Sambas, Kamis, 15 Desember 2011. Forum yang bersejarah bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sambas ini dibuka Wakil Bupati Sambas, Pabali Musa dan menghadirkan Tim Evaluasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) pusat, Wakil Ketua DPRD Sambas, Komisi D dan Komisi A DPRD Sambas yang membidangi pendidikan, Pengurus Yayasan Terpikat Sambas, kalangan Politeknik Terpikat, beberapa pimpinan instansi/SKPD Pemkab Sambas serta tokoh-tokoh masyarakat. Demikian informasi Pemkab Sambas melalui Kepala Bagian Humas, PDE dan Sandi, Zulkifli SP.

Meskipun masih perlu waktu dalam proses Penegrian Politeknik Terpikat ini, namun harapan untuk menjadikan Perguruan Tinggi di Kabupaten Sambas ini menjadi harapan yang semakin besar untuk direalisasikan. Mengingat dari berbagai pertanyaan evaluasi yang diajukan Tim Dikti kepada Forum Diskusi Grup ini seluruhnya mengarah pada keinginan peserta Forum agar status Penegrian Politeknik Terpikat Sambas dapat direalisasikan. Respon positif para peserta Diskusi baik unsur Politeknik, pihak Yayasan, jajaran Pemkab Sambas, DPRD Sambas dan juga tokoh-tokoh masyarakat memang berharap agar usul yang diajukan untuk menjadikan Politeknik Terpikat Sambas berstatus Negeri mengingat aspek-aspek sosial, ekonomi, budaya serta potensi daerah yang sangat mendukung ke arah tersebut.

Wakil Bupati Sambas, misalnya menyebutkan bahwa selama 10 tahun terakhir, Pemkab Sambas telah menjadikan Pendidikan sebagai salah satu pilar pembangunan, disamping sektor kesehatan dan pembangunan lainnya. "Kini Kabupaten Sambas telah memiliki dua Perguruan Tinggi yaitu Politeknik Terpikat Sambas dan STAIS Sambas. Keduanya memang masih bernaung dalam Yayasan. Untuk mengembangkan kiprahnya lebih luas di masyarakat tentu diperlukan upaya-upaya mengangkat hal tersebut. Salah satunya adalah dengan mengubah statusnya menjadi Perguruan Tinggi Negeri", ujar Pabali Musa yang disambut applaus hadirin.

Senada dengan keinginan Wakil Bupati Sambas, Wakil Ketua DPRD Ni Ketut Indrawati, Komisi D DPRD Supni Alantas, Komisi A DPRD H. Mulyadi H. Jantan, Ketua Yayasan Terpikat Ir. H. Hasanusi, sejumlah pejabat di eksekutif Pemkab Sambas, tokoh masyarakat dan kalangan Politeknik Terpikat turut memberikan dukungan sepenuhnya usulan tersebut dengan kenyataan bahwa masyarakat Sambas pada dasarnya berlatar belakang dunia Pendidikan yang tinggi. Sambas, dulunya merupakan basis pendidikan yang kuat, dimana masyarakatnya sangat mengutamakan pendidikan. Di berbagai perguruan tinggi yang tersebar di beberapa daerah dapat juga dapat ditemui para mahasiswa/pelajar yang berasal dari daerah ini.

Minat yang tinggi dari masyarakat untuk mengenyam pendidikan memang dirasakan turut memberikan kontribusi positif terhadap perubahan status Politeknik Terpikat menjadi Negeri. Dengan "Penegerian" perguruan tinggi ini, tentu akan lebih mendorong kembali animo atau gairah masyarakat untuk mendorong putra-putrinya mengeyam perguruan tinggi dengan biaya yang tentu saja relatif lebih murah dibanding perguruan tinggi swasta. Tingginya biaya perkuliahan pada PT Swasta dibandingkan PT Negeri tentu saja menjadi salah satu kunci peningkatan minat masyarakat untuk meneruskan pendidikan. Ini pada akhirnya akan meningkatkan SDM masyarakat Kabupaten Sambas yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan pilar Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sambas yaitu Pendidikan disamping Kesehatan dan Ekonomi.

Peserta diskusi juga mengungkapkan bahwa disamping meningkatknya Pendidikan, secara simultan juga akan berdampak pada pilar Ekonomi, Dengan "Penegerian" Poltesa nantinya akan berefek pada meningkatnya taraf ekonomi masyarakat. Ekonomi di sekitar Perguruan Tinggi diyakini akan semakin pesat pertumbuhannya.

Ketua Yayasan Politeknik Terpikat, Ir. Hasanusi menegaskan bahwa pihak Yayasan pada prinsipnya sangat mendukung perubahan status Poltesa menjadi "Negeri". "Dari pihak Yayasan, saya tegaskan bahwa kami siap sepenuhnya mendukung upaya ini dan ikhlas untuk menjadikan Politeknik Terpikat Sambas menjadi Perguruan Tinggi Negeri. Ini semata-mata demi kemajuan dunia pendidikan Sambas. Dan untuk hal ini, saya siap untuk menyerahkan aset Yayasan yang diperlukan untuk perubahan status menjadi Perguruan Tinggi Negeri" ulas dia.

Sementara itu, dukungan positif mengalir dari jajaran DPRD Kabupaten Sambas yang menyebutkan akan mengawal usulan tersebut dalam pembahasan anggaran Pemerintah Kabupaten Sambas. "Namun tentunya dari pihak eksekutif juga menyampaikan usulan dukungan tersebut dalam bentuk pengajuan anggaran di DPRD", ujar Supni Alantas, Komisi D yang diamini Wakil Ketua DPRD dan Komisi A.

Keinginan yang sama disampaikan pula oleh tokoh masyarakat dari Dewan Adat Dayak Kabupaten Sambas, Bartholomeus. Pihak DAD Kabupaten Sambas turut mendorong Penegerian Poltesa dengan asumsi bahwa masyarakat yang berada jauh dari Kota harus mengakses jarak dan biaya yang besar bila ingin meneruskan Perguruan Tinggi Negeri di luar Kabupaten Sambas. "Dengan dinegerikan, maka akan banyak anak daerah yang akan masuk Perguruan Tinggi serta jarak dan biayanya akan lebih mudah dijangkau", tukas Ketua DAD Kab. Sambas.

Dari Forum Diskusi tersebut, pihak Tim Evaluasi Dikti menyatakan sangat menyambut baik respon kalangan yang hadir. Diungkapkan salah seorang Tim Dikti, Suhendri Anwar bahwa respon masyarakat pada forum tersebut sangat membanggakan dan dia menekankan bahwa disamping respon tersebut juga perlu adanya komitmen nyata dari pihak Kabupaten terutama menyangkut syarat standar sebuah Perguruan Tinggi jika diNegerikan. "Salah satunya adalah bahwa perlu disiapkan lahan untuk Poltesa seluas 10 Ha. Dan ini saya yakin dapat dipenuhi mengingat Pemkab Sambas sangat intens dalam memajukan pendidikan", ujar dia.

Kita berharap, berdoa dan tentu berupaya agar "Penegerian" Politeknik Terpikat Sambas dapat terwujud dalam rangka memajukan dunia Pendidikan Sambas dan peningkat Sumber Daya Manusia yang unggul di Kabupaten Sambas.

 

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 159 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: