DKGI dan LKBH Guru Sambas Terbentuk

Cetak

*** Peringatan Hari Guru Nasional di Kab Sambas

Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2012 dan Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia ke-67 di Kabupaten Sambas berlangsung semarak. Ribuan guru dari seluruh PGRI kecamatan se-Kab Sambas menggelar upacara peringatan di Halaman Kantor Bupati Sambas, Senin (26/11).

Wakil Bupati Sambas, DR Pabali Musa MAG bertindak selaku inspektur upacara. Ketua PGRI Kabupaten Sambas, Samian SPd MM usai upacara mengatakan momentum peringatan hari guru nasional dan HUT PGRI tahun ini bertepatan dengan telah dibentuk dan dikukuhkannya Dewan Kehormatan Guru Indonesia Kabupaten Sambas dan Lembaga Konsultan Bantuan Hukum bagi Guru.

“Alhamdulillah kepengurusan Dewan Kehormatan Guru Indonesia Kabupaten Sambas dan Lembaga Konsultan Bantuan Hukum bagi Guru telah dilantik dan dikukuhkan oleh pengurus besar PGRI Pusat waktu peringatan Guru Nasional dan PGRI Propinsi Kalbar di Singkawang Minggu kemarin,” ujar dia. Dijelaskan dia, PGRI Kabupaten Sambas siap mendorong anggotanya untuk tampil dan mengedepankan sikap dan sifat profesionalisme dalam bekerja. Termasuk tambah dia etos dan dedidaksi kerja. “Kami siap membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan kebodohan,” terang dia.

Pria yang tugas sehari-harinya sebagai Kepala Bidang TK SD Dinas Pendidikan Kab Sambas ini menuturkan, peringatan tahun ini, PGRI Kab Sambas siap mengikuti ajang perlombaan olahraga yang digelar di PGRI Propinsi di Pontianak 26 Nopember 2012 sampai dengan  29 Nopember 2012 mendatang. Cabang-cabang yang diikuti nantinya lanjut dia terutama catur, tenis meja dan bulutangkis. “Kita berharap nantinya Dewan Kehormatan Guru Indonesia Kabupaten Sambas dan Lembaga Konsultan Bantuan Hukum bagi guru nantinya dapat menjalankan tugas sesuai fungsi yang diharapkan, dan mampu mewujudkan kesejahteraan bagi guru,” harap dia.

Wabup, Pabali Musa membacakan sambutan Ketua Umum PB PGRI DR H Sulistiyo MPD, mengatakan tema peringatan kali ini adalah memacu profesionalisme guru melalui peningkatan kompetensi dan penegakan kode etik. Dijelaskan Wabup, itu harus mampu memberikan inspirasi kepada berbagai pihak bahwa peningkatan kompetensi guru dan menegakkan kode etik adalah langkah penting memacu profesionalisme guru dalam pembangunan karakter bangsa. “Pelaksanaan kode etik secara konsekuen ini akan menjadi sejarah baru dalam kehidupan guru di Indonesia, sebagai upaya mewujudkan guru yang profesional, sejahtera, terlindungi dan bermartabat,” tegas dia.