www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
LELANG BAKEUDA2
SE bupati sampah perkimlh
Spanduk Sumpah Pemuda

Hari Anak Nasional di Kab Sambas

E-mail Cetak PDF

*** Wabup : Iman dan Taqwa Penyeimbangan Iptek

Memperingati hari anak nasional Tahun 2015, Kab Sambas melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kab Sambas menggelar seminar tentang Iman dan Taqwa sebagai penyeimbang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegiatan yang dihadiri ratusan pelajar SMP-SMA dari beberapa kecamatan dipusatkan di Balairung Sari Museum Daerah Kab Sambas, Kamis (13/8).

Dikatakan Isa, Ketua Panitia Kegiatan, peringatan hari anak nasional tahun 2015, merupakan momentum tepat menanamkan hal baik bagi generasi muda. Untuk peringatan kali ini, jelas dia bertemakan Memperkuat Iman dan Taqwa guna menghadapi perkembangan kemajuan IPTEK. "Dengan harapan, kedepannya kita memiliki generasi penerus yang berilmukan tinggi dengan keimanan dan ketaqwaan yang tinggi pula, agar siap menghadapi perubahan zaman," ujar dia. Wakil Bupati Sambas, DR Pabali Musa MAg, dalam sambutannya pada acara tersebut, mengatakan dengan beriman dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, memberikan apa yang kita cari. "Iman dan taqwa itu menambah nilai kebenaran dan nilai kepastian," ujar dia. Manfaat iman dan taqwa kata dia, akan memberikan kemuliaan, Imtaq lanjutnya memuliakan manusia supaya manusia bernilai tinggi, punya harkat dan martabat. Wabup menganalogikan seperti motor dan badan manusia, motor jelas dia dengan harga yang mahal tentu harus diisi dengan bahan bakar minyak dengan kualitas yang baik, minimal bensin yang bukan oplosan. "Sejatinya tubuh kita lebih mahal dan lebih kita sayangi, jangan sampai kita isi dengan minuman oplosan. Itulah iman dan taqwa, meyakini kita lebih mahal, lebih baik dari ciptaan selain ciptaan Allah SWT," ungkapnya. Jika iman dan taqwa seseorang memiliki kemantapan, kata Pabali Musa, itu akan lebih memuliakan diri kita. Diingatkannya, keberadaan Iman dan taqwa bukan untuk membatasi atau mengekang kita, tetapi untuk memuliakan kita. "Iman dan taqwa melarang kita menggunakan narkoba, minuman keras karena dapat merusak kemuliaan diri kita sebagai makhluk ciptaan Allah SWT," ingatnya. Iman dan taqwa terang Pabali Musa sebagai rem dan kemudi kehidupan kita. Dengan Iman dan taqwa, sebut wabup itulah yang membedakan manusia dari hewan. Dicontohkan dia, yang membedakan manusia makan dengan hewan yakni, manusia makan dengan berdoa, sedangkan hewan tidak berdoa. Kata dia itulah Iman dan taqwa. Contoh lain sebutnya, pakaian pada manusia dan hewan, agama mengajarkan kita menutup aurat, karena itulah iman dan taqwa memuliakan kita dab sangat melengkapi iptek. Bagaimana menumbuhkan imtaq dalam diri kita? Diantaranya papar wabup Agama mengajarkan Ketaqwaan seseoranglah yang hanya diukur dan dipandang Allah SWT. Ungkapan bijak yang dikemukakan Wabup yakni Memang tidak ada yang sempurna pada diri manusia, tapi manusia diberi kesempatan berbuat baik yang sebanyak-banyaknya. "Marilah kita manfaatkan kesempatan yang ada untuk berbuat baik sebanyak-banyaknya. Bertemanlah dengan orang yang baik dan benar sehingga kita mendapatkan pengaruh baik yang ada pada teman kita," jelas dia. Wabup mencontohkan lagi, orang yang berteman dengan penjual minyak wangi minimal dapat wanginya, beda jika berteman dengan orang tukang pantan besi, minimal kita bisa terpapar panasnya. Wabup juga meminta generasi muda semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, karena semakin dekat Tuhan akan semakin ringan beban kehidupan. Disebutkannya, hidup ibarat panggung sandiwara, terserah kepada kita apa ingin jadi penonton atau jadi pemainnya, masa depan terserah kita mau menjadi apa, jika ingin jadi pemain diingatkannya perbaguskan rem dan kemudi kendaraan hidup kita. "Iman adalah konsep keyakinan dan taqwa bentuk pengamalan, iman dan taqwa bersandar pada ajaran agama, rem kehidupan adalah larangan dalam agama, kemudi kehidupan adalah melaksanakan dan menjauhi perintah agama. Membetulkan rem dan kemudi dalam agama adalah bentuk taubat, taubat paling mudah setiap harinya adalah dengan memperbanyak beristirfar mengingat Allah SWT," ajak dia. Iman dan taqwa tegas wabup sudah ditiupkan sejak kita berada dalam rahim ibu dalam bentuk insting dan ketika lahir tertanam di qalbu, bagaimana menunbuhkannya, terang Wabup harus diajarkan orang tua, melalui pendidikan, pergaulan atau pertemanan, dan motivasi dari dalam kuatkan semangat untuk amalkan ajaran agama.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 135 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: