30 Mahasiswa UGM Yogya KKN Temajuk

Cetak

foto bersama

Mewujudkan tri dharma perguruan tinggi, Universitas Gajah Mada Yogyakarta menggelar Kuliah Kerja Nyata di Perbatasan RI, di Desa Temajuk Kecamatan Paloh. Dikatakan Dosen Pembimbing, Arum, di Balairung Sari Museum Daerah Kab Sambas, Selasa (21/6), jumlah mahasiswa yang menggelar KKN tahun ini berjumlah 30 orang, terdiri dari beberapa program studi. Dijadwalkan, KKN tersebut kata dia berlangsung mulai 20 juni 2016 hingga 7 agustus 2016. Dijelaskan Arum, mahasiswanya siap memberikan bhakti mereka dalam hal pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat.

"Ada beberapa program studi yang terlibat dan mahasiswa kami telah menyiapkan agenda yang cukup panjang dalam rangka pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat," ujar dia. Diantaranya sebut Dosen Pembimbing tersebut, aspek sains teknologi, medika, sosial hukum hingga agro. Mahasiswanya kata dia bahkan membawa solar cell untuk kebutuhan pengadaan PLTS di Temajuk. “Kita bawa sendiri dari yogyakarta solar cellnya," sebutnya.

Beberapa program yang telah disusun mahasiswa KKN itu jelas dia seperti design irigasi, pemipaan, peta pariwisata, pengadaan PLTS, pencerdasan teknologi, pengelolaan sampah, penjagaan kualitas air, pembuatan briket arang, bersih-bersih mangrove, budidaya lada, budidaya bawang merah, budidaya tanaman obat, penyuluhan gizi, pemeriksaan kesehatan umum, gigi mulut, ibu hamil dan anak, penyuluhan KB dan kesehatan, sosialisasi napza hingga kelas bahasa asing.

Bupati Sambas melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Juliansyah SE ME, pemerintah daerah kab sambas, mengapresiasi tri dharma perguruan tinggi UGM Yogyakarta yang menjadikan Kab Sambas sebagai sasarannya. Dia berharap, apa yang dijadwalkan mahasiswa KKN bisa terselenggara semuanya sesuai penjadwalan yang disusun. "Dengan waktu yang saya rasa ini cukup terbatas, hanya sekitar 40 hari, semua yang diprogramkan di KKN ini dapat terlaksana semuanya," harap dia.

Juliansyah juga meminta semua yang berhubungan dengan KKN itu nantinya turut mendukung kesuksesan penyelenggaraan kegiatan. Masyarakat, diminta Staf Ahli memanfaatkan momentum KKN tersebut guna menambah wawasan dan pengetahuan. "Pemerintah daerah Kab Sambas, menyambut baik kegiatan ini, kami sangat mengharapkan semua program yang telah dijadwalkan, berdampak positif bagi masyarakat perbatasan kita," tegas dia.