www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Guru Ngaji Orang Terbaik Dimuka Bumi

E-mail Cetak PDF
santunan guru ngajiKomitmen Pemerintah Daerah untuk memberikan perhatian kepada guru ngaji masih berlanjut di tahun 2018. Pemerintah Kab Sambas tahun ini mengalokasikan santunan untuk 193 guru ngaji. Satu desa, dialokasikan santunan untuk 1 orang guru ngaji.Secara simbolis, Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc menyerahkan langsung santunan kepada perwakilan guru ngaji di 4 kecamatan. Penyerahan dilakukan di Aula Atas Kantor Bupati Sambas. Penyerahan disaksikan langsung 4 Camat yang hadir, diantaranya Camat Sajad, Camat Sebawi, Perwakilan Camat Sejangkung dan perwakilan Camat Sambas.

Bupati dalam sambutannya mengatakan profesi guru ngaji adalah profesi yang mulia. Dia menegaskan bahwa guru ngaji adalah orang terbaik dimuka bumi. “Itu bukan kata saya, tetapi Sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam,” ungkap Bupati.

Atbah menuturkan, Sabda Rasulullah lanjut dia menjelaskan betapa mulianya profesi guru ngaji. Dijelaskan dia, satu hadist Rasulullah tersebut sudah cukup menegaskan kemuliaan tersebut. “Rasulullah bersabda, Sebaik baik kalian dimuka bumi itu adalah yang belajar Al Quran dan mengajarkannya,” ungkap dia.

Membaca satu huruf Al Quran saja, jelas dia mendapat kebaikan dari Allah Subhanahu Wa Ta’Ala. Termasuk juga papar dia, mengajar Al Quran, dimana setiap hurufnya bernilai kebaikan. “Masih hadis Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam, bahwa Alif Lam Mim itu bukan satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, mim satu huruf. Berapa banyak kebaikan yang dapat kita peroleh melalui belajar dan mengajarkan Al Quran ini,” ingat dia.

Karenanya Bupati mendoakan para guru ngaji mendapatkan banyak keberkahan termasuk umur yang berkah. Orang nomor satu kab sambas itupun meminta para camat dan desa turut memberikan perhatian untuk guru-guru ngaji yang belum tersentuh santunan pemerintah daerah. “Karena profesi mereka ini mulia dan terbaik dimuka bumi, sudah sepantasnya kita memberikan perhatian. Contoh yang bisa jadi perhatian kecamatan dan desa adalah aspek kesehatan hingga kebutuhan pokok mereka. Semoga kedepan ini bisa kita sentuh,” harapnya.

Dia mengakui, pemerintah daerah sampai saat ini tidak bisa berbuat banyak untuk memuliakan para guru ngaji. Pemberian honor atau insentif ala kadarnya itu, lebih disebut Bupati Sambas sebagai santunan sentuhan. “Saya pribadi inginnya memberikan dengan jumlah yang banyak untuk para guru ngaji. Bila perlu lebih besar dari gaji Bupati. Tapi karena keterbatasan anggaran, saya berharap para guru ngaji tetap bersyukur dengan sentuhan yang sedikit ini,” ulasnya.

Atbah mewacanakan akan mengumpulkan para penghafal Quran, guru ngaji, hingga lebay atau amil. Profesi tersebut menurut dia, sangat penting untuk mendapatkan perhatian. “Ini agar negeri kita mendapat banyak keberkahan Allah Subhanahu Wa Ta’Ala. Dijauhkan dari maksiat, hingga beragam bencana. Khalifah Umar bin Khattab, memberikan gaji terbesar bagi para penghafal Al Quran,” sebut dia.

Dikatakan Kabag Kesejahteraan Setda Kab Sambas, Fery Satriansyah, tahun ini, Pemerintah Daerah Kab Sambas melalui unit kerjanya mengalokasikan santunan dalam bentuk honor insentif bagi para guru ngaji. “Kita alokasikan 193 desa. Ini sesuai dengan jumlah desa di Kab Sambas. Masing-masing desa, kita alokasikan satu orang guru ngaji,” ungkap dia.

Teknis bantuan tersebut mengikuti mekanisme aturan pengelolaan keuangan terbaru. Penyerahan santunan, jelas dia menggunakan sistem transaksi non tunai. “Jadi santunan ini tidak kita serahkan secara tunai, melainkan non tunai. Yakni dana dari pemerintah daerah ditransfer terlebih dahulu ke rekening kecamatan. Para guru ngaji nanti mengambilnya di Kecamatan,” jelas Kabag Kesejahteraan.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 53 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: