www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Rembuk Pendidikan, Bupati Ajak Bangun SDM Akhlakul Karimah

E-mail Cetak PDF
rembuk pendidikanPemerintah Kabupaten Sambas terus berupaya menghadirkan kualitas disegala aspek pembangunan. Satu diantaranya terkait pembangunan pendidikan. Pemkab Sambas, melalui institusi dinas pendidikan dan kebudayaan rutin menggelar rembuk pendidikan.

Dikatakan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab Sambas, H Sabhan, Rembuk Pendidikan menjadi agenda penting unit kerja yang dipimpinnya. "Ini dalam rangka kita memaksimalkan upaya dan usaha memajukan pendidikan di Kab Sambas," ujar dia. Konsepnya, tutur Kadis, melibatkan unsur pendidik dan tenaga kependidikan serta komponen lainnya seperti komite sekolah.

Pakar pendidikan dari perguruan tinggi disebutkan dia turut dilibatkan guna membantu merumuskan kebijakan-kebijakan pendidikan yamg akan diterapkan pada tahun kedepannya. "Rembuk ini melibatkan beberapa unsur atau komponen masyarakat terutama yang ada dalam lingkungan pendidikan. Kepala sekolah, dewan guru, komite sekolah. Tujuannya kita ingin menggali, mengkaji semua perkembangan terbaru mengenai isu-isu pendidikan dan mencarikan solusi terbaik. Yang nantinya akan kita jadikan alternatif dalam pengambilan keputusan sebuah kebijakan, program dan kegiatan pembangunan pendidikan," jelas dia.

Sabhan mengungkapkan, Tahun ini, Pemkab Sambas menggandeng Profesor Aswandi, Pakar Pendidikan dari Universitas Tanjung Pura Kalimantan Barat. Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH menegaskan, Pembangunan Pendidikan harus melahirkan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sambas menjadi SDM berakhlakul Karimah.

"Perkembangan zaman sekarang ini memberikan rasa kekhawatiran terhadap pembangunan generasi muda. Problem Kenakalan Remaja, narkoba, pornografi, menjadi ancaman bagi negara kita. Ini harus menjadi perhatian bersama," ingat Bupati. Karenanya dia mengharapkan dunia pendidikan menjadi tameng yang efektif dan efisien menanggulangi dinamika sosial era digitalisasi saat ini.

Menurut Atbah, hal dasar dan prinsip saat ini adalah membangun akhlakul karimah. "Digitalisasi, globalisasi tidak bisa kita hindari. Seperti yang kita ketahui bersama, itu semua memiliki 2 sisi. Positifnya tidak perlu menjadi kekhawatiran kita, bahkan itu kita perlukan. Pointnya adalah bagaimana menangkal sisi negatifnya. Jawabannya adalah akhlakul karimah," ingat dia.

Bupati juga berbagi informasi, dari data Komnas HAM dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Data dari Komnas HAM, menyebutkan bahwa Indonesia Darurat Pornografi, sedangkan Kominfo, 70 persen Konten yang ada didunia maya adalah pornografi. “Dari rembuk pendidikan ini, kita mengharapkan merancang pola pendidikan yang dapat membentengi generasi muda kita dari bahaya pornografi,” harap dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 131 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: