www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

97 Warga Binaan Lapas Sambas Terima Remisi

E-mail Cetak PDF

Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 66 sebanyak 97 orang warga binaan Lapas Kabupaten Sambas menerima remisi. Hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan dan Keputusan Presiden Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi. Juga penerapan PP No. 28 Tahun 2006  serta PP 53 Tahun 2010 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sambas yang telah dilaksanakan dan berjalan sebagaimana mestinya.  Hadir dalam acara ini Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi M.Ph, Wakil Bupati Sambas, Ketua DPRD Kab Sambas, Kepala Rutan Kelas II Kab Sambas, Kapolres Kab Sambas, seluruh warga binaan lapas Sambas di aula Rutan Kelas II Kab Sambas, Rabu(17/8).

Pemerintah memberikan apresiasi berupa pengurangan masa menjalani pidana (remisi) bagi warga binaan yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi dan disiplin tinggi dalam mengikuti program pembinaan dari pemerintah serta telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. “Memberikan perlakuan yang manusiawi terhadap pelanggar hukum merupakan satu kewajiban bagi kita sebagai bangsa yang beradab, keadaban kita sebagai sebuah bangsa dapat diukur dari sejauh mana kita mampu memberikan perlakuan yang terbaik terhadap pelanggar hukum” ujar Bupati Sambas saat membacakan sambutan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Patrialis Akbar

Lebih lanjut Bupati mengatakan pelanggar hukum merupakan bagian dari Warga Negara yang tetap memiliki hak-hak yang harus dihormati dan dipenuhi. Penghormatan dan pemenuhan hak-hak pelanggar hukum harus tetap dipertahankan dan diperjuangkan. “Salah satu hak yang dimiliki oleh pelanggar hukum,dalam hal ini narapidana adalah hak mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana (remisi) dimana remisi merupakan hak yang telah diatur secara tegas dalam pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan” papar Bupati

Pada Tahun 2011 ini pihak Rutan Sambas telah mengusulkan 110 narapidana untuk mendapatkan remisi Hari Kemerdekaan. Sampai saat ini yang telah mendapatkan SK sebanyak 93 orang dan 13 orang masih dalam proses di Jakarta karena berkaitan dengan PP No 2008 Tahun 2006. “Pemberian remisi janganlah pernah diartikan sebagai  upaya memanjakan narapidana  namun pada dasarnya pemberian remisi merupakan wujud kepedulian kita untuk menjaga agar narapidana tetap mampu menjadi manusia seutuhnya” kata Bupati Sambas mengutip Sambutan Menteri Hukum Dan HAM

Selepas upacara penyerahan remisi 6 (enam)orang akan dibebaskan dengan perincian 5 (lima)orang dinyatakan selesai menjalani pidana dan satu orang dinyatakan bebas dengan syarat. “Pemberian remisi bagi narapidana adalah upaya untuk sesegera mungkin mengintegrasikan narapidana dalam kehidupan masyarakat secara sehat sehingga mereka dapat segera melanjutkan kehidupannya dengan normal dan mampu mengemban tanggung jawab yang ada baik sebagai anak, orangtua maupun anggota masyarakat”ujarnya

Pada saat yang sama Bupati Sambas juga mendatangani piagam pendirian pusat kegiatan belajar mengajar masyarakat (PKBM) dan pendirian pesantren Salafiah yang masing-masing diberi nama PKBM Berkarya dan Pesantren Salafiah Sabuttaubah.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 93 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: