Potensi Partisipasi Generasi Muda Dalam Politik

Cetak
pemilih pemulaGenerasi Muda merupakan kelompok masyarakat yang potensial membangun Politik yang sehat. Pemilih pemula sebagai kelompok pemilih yang baru pertama kali, bisa menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum. Dimana pemilih pemula terdiri dari masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk memilih. “Pemilih pemula merupakan segmen strategis dalam kehidupan berdemokrasi, sebab mereka merupakan salah satu kelompok pemilih dengan jumlah yang cukup besar. Akan tetapi minim pengetahuan dan jangkauan wawasan politik sehingga rentan dengan tindak penyalahgunaan oleh kelompok politik praktis demi meraih suara sebanyak-sebanyaknya dalam pemilu,” ujar Bupati Sambas saat membuka kegiatan sosialisasi budaya dan etika politik di Balairung Sari Pendopo Bupati Sambas, Senin (25/11).

Atbah mengatakan pengetahuan proses pemilu sangat penting bagi pemilih pemula. Sosialisasi lanjut dia diperlukan guna memberikan kesan baik tentang pentingnya suara pemilih pemula dalam pemilu. Suara pemilih pemula terang dia dapat menentukan roda pemerintahan selanjutnya. “Sosialisasi budaya dan etika politik bagi pemilih pemula disini harus mencerminkan budaya dan etikan politik yang dinamis dan demokrasi serta pentingnya peningkatan partisipasi generasi muda. Yaitu pemilih pemula dalam rangka menyikapi perkembangan situasi dan kondisi politik saat ini,” papar dia.

Dalam setiap pemilu, diterangkan Bupati, jumlah pemilih pemula sekitar 20 atau 30 persen dari keseluruhan jumlah pemilih keseluruhan. Jelas dia, hal itu sangat strategis dalam menyukseskan gelaran pesta demokrasi. “Karena pemuda adalah pemilih pemula, ini merupakan potensi sekaligus ancaman bagi pembangunan politik kita. Karena pemilih pemula dihadapkan pada minimnya pengetahuan, wawasan dan pengalaman politi. Sehingga tidak jarang mereka enggan berpartisipasi pada pemilu dan memilih tidak menggunakan hak pilihnya atau golongan putih. Kondisi seperti ini tentunya tidak sangat kita harapkan,” jelas dia.

Sebaliknya, Atbah meminta, bagaimana kedepannya, pemilih pemula atau generasi muda kab sambas menjadi motor penggerak pembangunan politik yang santun, sehat, berbudaya dan beretika yang baik. Pada intinya, pinta Atbah, Generasi Muda Kab Sambas bisa menyukseskan setiap helatan pemilihan umum yang diselenggarakan pemerintah. “Sudah saatnya kita memiliki generasi muda yang perduli dengan semua aspek, termasuk politik, termasuk turut berpartisipasi aktif pada pemilihan umum,” harap dia.