www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
press covid19 sambas
SMS layanan Aduan
Info Pengaduan COVID19 Sambas

Investasi

E-mail Cetak PDF

Investasi sangat dibutuhkan dalam upaya memacu pembangunan daerah. Sumber pembiayaan investasi umumnya berasal dari pemerintah dan masyarakat/swasta. Investasi pemerintah yang dialokasikan dalam bentuk belanja langsung pada umumnya diorientasikan untuk penanganan permasalahan struktural seperti pendidikan, kesehatan, pengembangan ekonomi lokal, dan penyediaan infrastruktur dasar.

Menyadari terbatasnya anggaran pemerintah untuk kegiatan pembangunan, pemerintah berusaha untuk mendorong pihak swasta untuk meningkatkan kegiatan penanaman modal. Pemerintah menetapkan kebijakan dasar penanaman modal baik untuk swasta domestik (PMDN) maupun asing (PMA) adalah untuk mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif bagi penanaman modal untuk mendorong pengembangan ekonomi potensial, meningkatkan lapangan kerja, dan penguatan daya saing perekonomian.

Upaya pemerintah untuk meningkatkan investasi riil di dalam negeri direalisasikan dalam bentuk hadirnya UU Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Hadirnya UU tersebut diharapkan penyelenggaraan penanaman modal semakin efektif untuk melakukan perencanaan pengembangan penanaman modal, promosi dan kerjasama penanaman modal, serta pemberian pelayanan perizinan dan fasilitas penanaman modal.

Dalam hal penanaman modal yang dilakukan pihak swasta di Kabupaten Sambas khususnya terkait dengan investasi PMDN dan PMA, beberapa tahun sebelumnya upaya peningkatan investasi masih berhadapan dengan berbagai persoalan misalnya terbatasnya ketersediaan infrastruktur, belum optimalnya informasi penanaman modal daerah, dan terbatasnya profil investasi komoditi unggulan daerah. Implikasinya adalah bahwa secara keseluruhan realisasi investasi swasta di Kabupaten Sambas belum optimal sebagaimana yang diharapkan.

Pada tahun 2012 investasi PMDN terealisasi 3 buah dengan total investasi di sub sektor  perkebunan bertambah sebesar Rp. 19.500.000.000,- dari tahun 2011 atau 5,92% menjadi Rp. 348.895.000.000,-  

 

Tabel
Jumlah PMDN dan Total Investasi Di Kabupaten Sambas

 

Jenis Data

2010

2011

2012

satuan

1.

Jumlah PMDN

2

-

3

buah

 -

Tingkat investasi PMDN per sektor

 

-   Pertanian (sub sektor perkebunan)

184.695

329.395

348.895

Rp. Juta

-   Industri pengolahan

 

Rp. Juta

-

Investasi

 

-   Total investasi swasta

184.695

329.395

348.895

Rp. Juta

Sumber : BPMPPT  Kab. Sambas  Juni 2012

 

Jumlah izin yang telah dikeluarkan oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kabupaten Sambas sesuai Peraturan Bupati Sambas Nomor 7 Tahun 2009 tentang Pelimpahan sebagian Kewenangan Bupati dalam penandatanganan perizinan kepada Kepala BPMPPT (Berita Daerah Kabupaten Sambas Tahun 2009 Nomor 7) adalah sebanyak 1.677 Izin pada tahun 2009, 1.881 Izin pada tahun 2010, 1.888 Izin tahun 2011 dan sampai dengan bulan Juni 2012 sebanyak 380 izin. :

 

Tabel
Jumlah Izin Sesuai Perbup Sambas Nomor 7 Tahun 2009 

Nama Izin

2009

2010

2011

2012

1.

Izin Gangguan

662

659

641

265

2.

Izin Mendirikan Bangunan

80

254

260

29

3.

Izin Usaha Perdagangan

35

753

709

26

4.

Izin Usaha Jasa Konstruksi

79

110

91

44

5.

Izin Usaha Perikanan

81

77

81

16

6.

Izin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu

40

46

106

-

Sumber : BPMPPT  Kab. Sambas  Juni 2012

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 87 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: