www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Pemkab Sambas Fasilitasi Pemulangan Korban Musibah KM Rival

E-mail Cetak PDF

Seusai sholat Jumat, (16 Sept 2011) Wakil Bupati Sambas DR Pabali Musa bersama Kapolres Sambas AKBP Pahala HM Panjaitan menghantar pemulangan para korban musibah tenggelamnya Kapal Motor (KM) Rival jurusan Sambas-Batu Belang, Jagoi Babang Bengkayang. Dihadiri beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Sambas antara lain, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum H. Chifni Burhanuddin, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan H. Sayuti, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan H. Samingan serta petugas Dinas Perhubungan Kominfo dan Satpol PP.

Pemulangan para korban ke daerahnya masing-masing berjalan dengan baik dan lancar. Pemulangan para korban tersebut dilakukan di Waterfront Sambas dengan 2 buah Kapal Motor air. Demikian informasi resmi Pemkab Sambas melalui Kabag. Humas PDE dan Sandi Setda Kab Sambas, Zulkifli SP. Fasilitasi yang dilakukan Pemkab Sambas dan Polres Sambas tersebut antara lain dengan menyiapkan tempat penampungan sementara bagi korban musibah di Barak Kompi Dalmas Polres Sambas, pelayanan kesehatan bagi yang menderita sakit, penyiapan kendaraan angkutan roda 4 untuk membawa penumpang dan barang serta penyiapan 2 unit Kapal Motor air untuk membawa penumpang ke tempat tinggal masing-masing. Dari data yang dihimpun baik dari Dinas Perhubungan Kab Sambas, Dinas Kesehatan, Satpol PP termasuk Polres Sambas tercatat data manifest KM Rival 61 orang penumpang dan 3 orang awak kapal motor, sehingga totalnya 64 orang. Musibah tersebut tidak merenggut korban jiwa meninggal, namun sejumlah penumpang termasuk balita diberikan layanan kesehatan mengingat kondisinya sakit. Sejauh ini kondisi penumpang yang dirawat telah membaik dan balita yang sempat dirujuk ke RSUD Sambas juga telah dikembalikan ke orangtuanya karena kondisi membaik. Tenggelamnya KM Rival pada hari Kamis (16/09/11) kemarin sementara diduga karena faktor human error yang diakibatkan kelebihan kapasitas muatan (over capacity). Penumpang yang cukup ramai ditambah barang yang juga banyak menyebabkan kapal motor yang baru bergerak dari steigher tersebut tenggelam. Upaya cepat dari masyarakat khususnya dalam membantu menyelamatkan para korban turut diapresiasi sehingga korban jiwa dapat dihindari. Untuk itu Wakil Bupati Sambas dan Kapolres Sambas senada mengingatkan di masa mendatang agar para pengemudi Kapal Motor air selalu memperhatikan aspek keselamatan penumpang serta tidak membawa penumpang melebihi kapasitas yang ditentukan. Hal ini semata-mata demi keselamatan penumpang dan kebaikan bersama. Sebelum pemulangan para korban musibah tenggelamnya KM Rival jurusan Sambas – Batu Belang, Jagoi Babang Bengkayang tersebut, pihak Pemkab Sambas dan Polres Sambas melakukan koordinasi terkait pengaturan penumpang dan barang-barang penumpang yang masih berada di barak Dalmas Polres Sambas.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 66 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: